Pembatalan Hibah Dalam Perspektif Hukum Hibah (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Nomor 9/Pdt.G/2013/Pa.Gtlo)

MIFTAKHUL MEYZANNAH (2017) Pembatalan Hibah Dalam Perspektif Hukum Hibah (Studi Kasus Putusan Pengadilan Agama Nomor 9/Pdt.G/2013/Pa.Gtlo). S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-ABSTRAKK.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-ABSTRAKK.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (154kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (538kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-BAB  I.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (262kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-BAB II.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (297kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-BAB III.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (332kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-Conclusion.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-References.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-References.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (221kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-Appendices.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11849-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (480kB)

Abstract

Hibah merpakan suatu pemberian secara suka rela. Hibah memiliki fungsi sosial yaitu memupuk tali silaturahim. Praktik hibah tidak jarang menimbulkan sengketa tidak baik, seperti pembatalan hibah. Akibatnya, pemberian bukan mempererat tali silaturahim justru sebaliknya, dapat memutus tali silaturahim. Salah satu permasalahan hukum pada sengketa pembatalan hibah yang tertuang dalam putusan Nomor 9/Pdt.G/2013/PA.Gtlo putusan tersebut merupakan hibah bersyarat yaitu suatu pemberian dari pemberi hibah yang mengharapkan balasan dari penerima hibah. Putusan ini menjadikan alasan kelalaian untuk gugatan pembatalan hibah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui boleh atau tidaknya alasan kelalaian dapat dijadikan dasar untuk pembatalan hibah apakah tepat putusan hakim dalam memutus menurut perspektif Hukum Islam. Penelitian ini dikaji dengan menggunakan metode penelitian normatif, dengan pendekatan analitis (analytical approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penarikan atau pembatalan hibah karena dalam kaidah fiqh menjelaskan bahwa penarikan atau pembatalan hibah tidak dapat dilakukan karena sama halnya dengan anjing yang muntah, kemudian anjing itu memakan kembali muntahnya. Mayoritas pendapat ulama fiqh klasik mengatakan pembatalan hibah dihukumi haram, sementara minoritas ulama berpendapat hukumnya makruh. Hakim mengabulkan pembatalan hibah secara keseluruhan ini tidak tepat sebab hakim tidak konsisten dalam penerapan Pasal 210 ayat (1) KHI bahwa penghibahan dapat dibenarkan maksimal 1/3 dari keseluruhan harta. Selain itu, hakim tidak cermat dalam memeriksa kedudukan hukum penggugat yang error in persona.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MIFTAKHUL MEYZANNAH
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Pembatalan; Hibah Bersyarat; Alasan Kelalaian; Kedudukan Hukum Penggugat; Kesesuaian dengan Syariah.
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 17 Oct 2026 16:43
Last Modified 24 Oct 2026 17:17
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27605

Actions (login required)

View Item
View Item