TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (559kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (461kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (283kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (486kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (377kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (263kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39353-Pengesahan.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji perbedaan laju pertumbuhan kepiting bakau (Scylla serrata) jantan dan betina yang dibudidayakan pada sistem silvofishery mangrove di Desa Lembung, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan penelitian dilakukan selama lima minggu dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang melibatkan empat kategori ukuran bobot kepiting yang digunakan, yaitu 60-100 gr, 110-130 gr, 130-140 gr, dan 140-150 gr dengan rata-rata bobot sebesar 120 gr dan setiap ukuran di isi 8 ekor dengan proporsi 4 jantan dan 4 betina. Ukuran kolam yang digunakan sebesar 1 meter x 1 meter dengan pemberian pakan 2 kali sehari sebesar 10%, pagi diberi 5% dan sore 5%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan jenis kelamin memengaruhi pola pertumbuhan kepiting secara signifikan. Hasil pengukuran yang telah diamati pada variabel individu jantan mendapatkan nilai pertumbuhan berat mutlak 45,8 gram, pertumbuhan panjang karapas 0,65 cm, lebar karapas 0,85 cm, SGR 0,91 %, EPP 3,816 %, dan SR 75%. Sedangkan pada pertumbuhan berat mutlak individu betina 37.6 gram, pertumbuhan panjang karapas 0,73 cm, lebar karapas 0,98 cm, SGR 0,77 %, EPP 3,133 %, dan SR 87%, serta hasil pengukuran kualitas air DO 3,3 – 3,6 mg/L, suhu 28,1 – 33,3OC, pH 6,55 – 6,92, salinitas 33 – 35 ppt. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada individu jantan memberikan respon pertumbuhan yang cenderung lebih cepat dibandingkan dengan individu betina. Berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan kepiting bakau betina lebih tinggi pada minggu pertama hingga ketiga, sedangkan jantan mendominasi pada minggu keempat dan kelima, sehingga temuan ini dapat dimanfaatkan sebagai dasar strategi pemilihan jenis kelamin kepiting.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM GILANG ROMADHON |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Kepiting Bakau, Jenis Kelamin, Laju Pertumbuhan, Kawasan Mangrove Lembung |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 16:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27594 |
