TRUNOJOYO-KP-30009-180331100073-180331100073_KHAIRUL UMAM_Lqporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Proses pergudangan merupakan suatu ilmu yang mempelajari
penyimpanan dan pengeluaran suatu barang pada gudang (Kusuma et al., 2017).
Proses pergudangan sangat penting dalam dunia industri baik dalam skala kecil
sampai skala besar. Pergudangan menjadi penunjang bagi sebuah industri dalam
rangka menjaga kualtas barang (bahan baku dan produk jadi). Manfaat dan
tujuannya antara lain untuk memenuhi kebutuhan produksi dengan menjaga
pengadaan material, mengontrol mutu produk mencegah terjadinya penurunan
kualitas dan mengontrol proses persediaan (stock opname). Untuk menunjang
proses pergudangan dibutuhkan gudang yang memadai. Gudang merupakan
tempat penyimpanan barang atau bahan, baik berupa bahan baku (raw material),
barang setengah jadi (work in process) barang jadi (finished goods) mauapun
penjualan (Juliana Handayani, 2016). Gudang memiliki 2 fungsi utama yaitu
penyimpanan dan pengeluaran.
Berdasarkan pentingnya penanganan bahan maka Praktik Kerja Lapang
(PKL) ini dilakukan dengan topik Penanganan Produk Kerupuk Pentol Ikan yang
dilakukan di UD. Mutiara Turbo (Anisyak). UD. ini adalah tempat yang
memproduksi kerupuk ikan khas daerah Sumenep di Madura, tepatnya di daerah
Legug, Batang-Batang. Penanganan produk di UD. ini, terdapat 2 tahap yaitu
tahap penyimpanan barang dan tahap pengeluaran barang. Dalam proses
penanganan barang juga dapat mempengaruhi kualitas produk karena berkaitan
dengan ketahanan dari produk yang disimpan sehingga dalam penanganan ini
harus dilakukan secara tepat baik dari segi penyimpanan ataupun pengeluaran
barang.
Penyimpanan dilakukan pada setiap industri dalam menjaga dan
melindungi barang dari kerusakan. Penyimpanan yang baik bisa menggunakan
suhu ruang karena merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan daya tahan
dari kualitas produk (Sakti et al., 2016). Untuk suhu yang digunakan dalam
penyimpanan barang menggunakan suhu ruang yaitu antara 20-25oC serta dalam
melaukan penyimpanan bisa menggunakan beberapa metode untuk menenkan
kerusakan yang akan terjadi pada suatu barang (Haryadi, 2010). Dalam penyimpanan bisa menggunakan metode classed based storage dan shared
storage. Metode classed based storage yaitu penempatan barang berdasarkan
jenis dan nama barang tersebut (Hidayat, 2012) sedangkan metode shared storage
adalah penempatan barang yang dilakukan dengan meletakkan barang dekat
dengan pintu keluar/masuk sesuai urutan barang yang digunakan (Purwadi
Moegin, Ilyas Noor Firdaus, 2018).
Pengeluaran ialah pemindahan barang dari tempat penyimpanan ke tempat
lainnya, bisa ke produksi ataupun distribusi. Pengeluaran merupakan suatu
pelaksanaan manajemen dalam pengaturan dan pengawasan barang yang keluar
masuk dari gudang (Kusuma et al., 2017). Tahap ini pasti dilakukan oleh suatu
perusahaan karena tidak mungkin suatu perusahaan memproduksi suatu barang
hanya untuk disimpan, dimana dalam proses pengeluaran ini setiap perusahaan
pasti menggunakan suatu metode. Metode yang digunakan soleh suatu perusahaan
mana pun pasti yang memberikan keuntungan bagi perusahaan. Dalam
manajemen penggudangan (penanganan bahan), metode pengeluaran yang paling
sering dipakai dan cocok untuk produksi apapun adalah metode First In First Out
(FIFO). Metode FIFO adalah metode pengeluaran barang berdasarkan urutan
penyimpanan barang yang lebih awal ke terakhir (Pratama et al., 2015).
Penggunaan dari metode ini bertujuan untuk memeprcepat pendistribusian dan
juga untuk menjaga kualitas produk tetap baik sampai pada tangan konsumen.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KHAIRUL UMAM |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | PENTOL IKAN |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 16:28 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27551 |
