TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11833-13.01.1.1.1.00363_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (270kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11833-13.01.1.1.1.00363_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (482kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11833-13.01.1.1.1.00363_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (264kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11833-13.01.1.1.1.00363_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (486kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11833-13.01.1.1.1.00363_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (486kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11833-13.01.1.1.1.00363_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (485kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11833-13.01.1.1.1.00363_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (143kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11833-13.01.1.1.1.00363_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6kB)
Abstract
Keberadaan norma hukum memang dapat diibaratkan sebagai pondasi utama yang sekaligus juga menjadi tiang penyangga dari negara. Tindak pidana penipuan di Indonesia saat ini marak terjadi dan sering didengar. Himpitan ekonomi dengan gaya hidup yang semakin tinggi menjadi faktor utama terjadinya tindak pidana. Dalam praktek penerapan hukum pidana, masalah penyertaan masih kurang dipahami oleh para praktisi hukum. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya putusan hakim yang tidak sesuai dengan asas-asas hukum pidana. Isu hukumnya adalah pertimbangan Jaksa Penuntut Umum dalam melakukan pemisahan perkara (splitsing) pada perkara pidana penipuan di daerah Bangkalan.
Metode penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian hukum yuridis sosiologis yaitu penelitian didasarkan pada analisis menggunakan penelitian berdasarkan data-data dilapangan dan Peraturan Perundang-undangan terutama KUHP, Undang-undang Republik Indonesia Nomor 08 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana dan Undang-undang Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Negeri Republik Indonesia. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan Perundang-undangan (statute approach) dan case approach (pendekatan kasus), yaitu melakukan pendekatan dengan cara melakukan telaah, berkaitan dengan isu hukum yang dihadapi.
Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terkait pertimbangan Jaksa Penuntut Umum dalam melakukan pemisahan perkara (splitsing) pada perkara pidana penipuan di daerah Bangkalan maka dasar pertimbangan dari penuntut umum dalam melakukan pemisahan berkas perkara (splitsing) pada suatu perkara pidana penipuan pada Kejaksaan Negeri Bangkalan adalah sebagai upaya untuk mempermudah pembuktian kesalahan terdakwa dalam persidangan, pada perkara pidana tersebut terdapat kekurangan saksi, terdapat status antar terdakwa yang berbeda.
Kata Kunci: Penuntut Umum, Pemisahan Perkara (Splitsing), Penipuan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AGUN IRWAN BANJARNAHOR |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Public Prosecutor; Splitsing; Fraud |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 16:25 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:17 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27537 |
