TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-abstrak.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (22kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (469kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-BAB I FIX.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-BAB II FIX.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (383kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (115kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-BAB IV Q.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (344kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-BAB V HENI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-BAB VI.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-Dapus.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (257kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11818-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran Irrational Belief pada tradisi Toron Tana di Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep . Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif pada tiga subjek (MH, SN dan RH). Pengambilan subjek dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data adalah wawancara semi terstruktur. Teknik analisis data mengunakan model Miles dan Huberman yakni pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak yang mulai menginjakkan kakinya ketanah pada umur 8 bulan diharuskan melakukan tradisi toron tana terlebih dahulu seperti yang tetap dilakukan di Desa Pragaan Daya, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep dari dulu sampai sekarang karena tradisi ini sudah ada sejak dulu, dari pengalaman orang tua sebelumnya yang dimiliki masyarakat Madura yang menimbulkan kepercayaan bagi mereka. Menurut kepercayaan masyarakat Madura pada saat pertama kali anak akan menginjakkan kakinya ketanah harus melakukan upacara ritual yang biasa disebut dengan tradisi toron tana, anak tersebut diwajibkan untuk melakukan tradisi toron tana untuk mendapatkan kesehatan dan keselamatan didalam kehidupannya, terhindar dari malapetaka. Kepercayaan bagi ke-3 subjek didasarkan pada sebelas ide yang tidak rasional, yang merupakan keyakinan yang tidak logis mengenai keberadaan suatu yang dianggap dapat membawa keberuntungan atau kesialan dan terus-menerus ditanamkan kedalam diri.
Kepercayaan itu timbul dari informasi sebelumnya dimana upacara toron tana ini memiliki bukti-bukti yang nyata sehingga mereka tetap mempertahankan dan memegang teguh prinsip kepercayaannnya tersebut.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HENI RODIANI |
| Department | Psikologi |
| Uncontrolled Keywords | Irrational Belief, Toron tana |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Psikologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 16:09 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:16 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27468 |
