TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_Abstrak.pdf
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (396kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_Chapter 1.pdf
Download (208kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (361kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_Conclution.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (148kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (142kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29896-190281100002_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
Abstract
Desentralisasi fiskal dapat dilakukan dari dua sisi pengeluaran maupun penerimaan. Desentralisasi fiskal sisi penerimaan lebih ke arah untuk memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengelola pendapatan daerahnya sendiri. Sedangkan sisi pengeluaran dana transfer oleh pusat terhadap daerah, yang diharapkan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Dana perimbangan melalui DAU DAK dan DBH menjadi harapan percepatan pertumbuhan ekonomi. Data dana perimbangan dari tahun 2019-2021 dana perimbangan terbilang naik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengaruh Desentralisasi Fiskal melalui dana perimbangan DAU DAK DBH, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berpengaruh terhadap Pertumbuhan Ekonomi.Penelitian ini menggunakan analisis data panel sebagai alat dalam pengolahan data dengan menggunakan program Eviews 9. Model regresi yang menggabungkan data time series dan cross section.
Berdasarkan analisis statistik pada penelitian ini, maka dapat disimpulkan dari hasil regresi robust standard errormenunjukkan secara bersama-sama atau simultan variabel DAU, DBH, IPM dan UKM berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Kecuali DAK yang tidak signifikan dikarenakan kurang efektifnya penggunaan Dana Alokasi Khusus di Indonesia sehingga dapat disimpulkan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di provinsi di Indonesia. Dana Alokasi Khusus yang dikeluarkan oleh pemerintah pusat untuk menyeimbangkan pendapatan setiap provinsi serta untuk melaksanakanprogram-program tertentu sebagai bagian dari desentralisasi fiskal dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi regional di sebuah provinsi dalam penelitian ini tidak berjalan. Artinya penggunaan DAK di Indonesia dapat disimpulkan tidak berpengaruh di 33 Provinsi di Indonesia.
| Item Type | Thesis (Tesis) |
|---|---|
| Thesis Type | S2 |
| Creators | Creators NIM MAKRUF |
| Department | S2 Ilmu Ekonomi |
| Uncontrolled Keywords | Pertumbuhan Ekonomi; Desentralisasi Fiskal (DAU DAK DBH); Indeks Pembangunan Manusia; Usaha Mikro Kecil dan Menengah; FEM Hasil robust standard error |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S2 - Ilmu Ekonomi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 14:37 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:16 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/27128 |
