PERBANDINGAN POLA TANAM MONOKULTUR DAN TUMPANGSARI DENGAN BAWANG MERAH PADA BUDIDAYA TEMBAKAU (Nicotiana Tabacum) VARIETAS PRANCAK 95 DI DESA PAKONG KECAMATAN PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN

LENI SETYONINGSIH (2026) PERBANDINGAN POLA TANAM MONOKULTUR DAN TUMPANGSARI DENGAN BAWANG MERAH PADA BUDIDAYA TEMBAKAU (Nicotiana Tabacum) VARIETAS PRANCAK 95 DI DESA PAKONG KECAMATAN PAKONG KABUPATEN PAMEKASAN. S2 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Appendices.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-References.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-References.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (832kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Conclusion.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (124kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter5.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (805kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (187kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (886kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (385kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Thesis-39177-Abstract.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Thesis-39177-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (62kB)

Abstract

Kabupaten Pamekasan merupakan salah satu sentra produksi tembakau di Pulau Madura dengan kecenderungan peningkatan luas tanam dan produksi dalam beberapa tahun terakhir. Tembakau berperan penting sebagai komoditas unggulan daerah yang memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan petani, bahkan mencapai 40–80% dari total pendapatan rumah tangga tani (Sudianto, 2023). Salah satu varietas tembakau unggulan yang dikembangkan adalah varietas Prancak 95, yang dikenal memiliki kualitas daun dan aroma khas sehingga sangat diminati oleh industri rokok kretek (Medina & Trilaksana, 2017). Meskipun demikian, varietas ini relatif jarang dibudidayakan oleh petani karena dianggap memiliki produktivitas yang lebih rendah dibandingkan varietas lain. Padahal, penelitian menunjukkan bahwa potensi produksi Prancak 95 dapat ditingkatkan melalui penerapan budidaya sesuai Good Agricultural Practices (GAP) yang tepat (Verona et al., 2021).rnDalam rangka meningkatkan minat petani untuk membudidayakan tembakau Prancak 95, Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Pamekasan meluncurkan Program Inovasi Pengembangan Tembakau dengan pola tanam monokultur serta Program Diversifikasi Usahatani Tembakau melalui pola tanam tumpangsari dengan bawang merah. Diversifikasi usaha tani dinilai mampu meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi risiko kegagalan panen (Asmiati et al., 2024). Perbedaan pola tanam tersebut berpotensi memengaruhi aspek teknis budidaya, pertumbuhan tanaman dan hasil produksi. Pola tanam monokultur dan tumpangsari dengan bawang merah memiliki perbedaan dari aspek teknis seperti pengelolaan lahan dan waktu tanam, sehingga dapat menciptakan lingkungan tumbuh yang berbeda bagi tanaman tembakau. Pertumbuhan tanaman tembakau, yang ditunjukkan melalui tinggi tanaman dan jumlah daun, merupakan karakteristik agronomis yang dapat berubah sesuai dengan kondisi lingkungan dan pengelolaan budidaya yang diterapkan (Boaretto et al., 2020). Pada sistem tumpangsari, keberadaan tanaman bawang merah berpotensi menimbulkan persaingan dalam pemanfaatan unsur hara, air, dan cahaya, sehingga dapat memengaruhi pertumbuhan vegetatif tembakau (Darwis, 2017). Perbedaan pertumbuhan tanaman tersebut selanjutnya akan berpengaruh terhadap hasil produksi tembakau varietas Prancak 95. Hasil produksi tembakau sangat ditentukan oleh jumlah dan ukuran daun, baik dalam bentuk bobot basah maupun bobot kering (Yusra et al., 2025). Pertumbuhan vegetatif yang kurang optimal dapat menyebabkan hasil produksi daun tembakau menjadi rendah. Namun, kajian yang secara khusus membandingkan pola tanam monokultur dan tumpangsari pada varietas Prancak 95 dalam konteks program pemerintah masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membandingkan aspek teknis dan agronomis budidaya tembakau varietas Prancak 95 pada pola tanam monokultur dan tumpangsari di Desa Pakong, Kabupaten Pamekasan.

Item Type Thesis (Tesis)
Thesis Type S2
Creators
Creators
NIM
LENI SETYONINGSIH
Department S2 PSDA
Uncontrolled Keywords Tembakau, Monokultur, Tumpangsari, teknis budidaya, pertumbuhan, hasil produksi
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S2 - PSDA
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 17 Oct 2026 13:33
Last Modified 24 Oct 2026 17:16
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26901

Actions (login required)

View Item
View Item