TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (190kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (606kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (256kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (292kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (225kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (703kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (156kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (212kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39174-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (645kB)
Abstract
Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peran penyuluh KB dalam program seni canting serta strategi yang digunakan oleh penyuluh KB kecamatan kwanyar dalam menyampaikan informasi pencegahan stunting kepada masyarakat.rnPenelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivisme. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan dipilih dengan menggunakan metode purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teknik pengecekan anggota.rnHasil dari penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh KB sangat berhasil dalam program seni canting untuk mengubah pola pikir masyarakat tentang stunting, peran penyuluh KB yaitu sebagai edukator dan konselor, penyuluh KB tidak sekadar menyampaikan informasi, tetapi lebih jauh membangun hubungan yang bersifat pribadi peran sebagai fasilitator dan koordinator lintas sektoral menuntut Penyuluh harus mampu memfasilitasi diskusi kelompok secara efektif dan berkomunikasi secara tepat dengan berbagai pemangku kepentingan dari latar belakang yang berbeda, untuk mengoordinasikan sumber daya. Peran penyuluh KB tersebut, muncul beberapa strategi kunci yang diimplementasikan penyuluh KB yaitu Strategi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi tidak hanya bersifat linear, tetapi dikemas dalam interaksi dua arah yang melibatkan feedback (umpan balik) dan penyesuaian pesan, sesuai dengan kondisi dan respons penerima. di mana penyuluh membagi kendali, mendengar aktif, dan mengelola interaksi untuk memberdayakan masyarakat sebagai subjek, bukan hanya objek program. Adapun strategi kolaboratif merupakan puncak dari penerapan keterampilan komunikasi interpersonal yang lebih luas, untuk membangun dan memelihara kemitraan yang produktif dengan berbagai sektor. keseluruhan pendekatan dalam Seni Canting pada hakikatnya adalah aplikasi praktis dari komunikasi interpersonal yang efektif untuk mengubah pengetahuan, sikap, dan perilaku dalam upaya kolektif mencegah stunting.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KHATIMATUL HUSNA |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Stunting; Penyuluh KB; Seni Canting |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 13:31 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:16 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26891 |
