Eksistensi Kecamatan Dalam Pemerintahan Daerah Dan Pemerintahan Desa

MOHAMMAD ROFIQ (2017) Eksistensi Kecamatan Dalam Pemerintahan Daerah Dan Pemerintahan Desa. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-ABSTRACT.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-ABSTRACT.pdf

Download (152kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-COVER.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-CHAPTER I.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-CHAPTER I.pdf

Download (522kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-CHAPTER II.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (179kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-CHAPTER III.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (477kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-CONCLUSION.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (57kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-REFERENCES.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (278kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-APPENDICES.pdf] PDF
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11666-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (321kB)

Abstract

Posisi kecamatan yang terdapat pada pemerintahan daerah kabupaten/kota menimbulkan permasalahan terhadap penyelenggaraan pemerintahan desa, dimana desa mempunyai otonomi tersendiri berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Berdasarkan hal tersebut isu hukum yang dimunculkan adalah bagaimana hubungan pemerintahan daerah dengan pemerintahan desa serta bagaimana kedudukan kecamatan dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, adapun pendekatan yang digunakan adalah pendekatan perundang-undangan yaitu mengkaji Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan dengan peraturan pelaksana lainya serta pendekatan konsep dalam hal ini konsep otonomi. Hasil dari penilitian ini menunjukkan bahwa tugas, dan kewenangan kecamatan memiliki kesamaan dengan perangkat-perangkat daerah yang lain seperti badan, dinas, dan inspektorat terutama dengan pemerintahan desa. Selain kesamaan tugas, dalam hal pelimpahan kewenangan terhadap kecamatan dari pemerintah kabupaten/kota, kecamatan bertindak sebagai pemimpin dari pada pemerintahan desa. Hal tersebut bertentangan dengan prinsip otonomi desa, oleh karena hal tersebut, keberadaan kecamatan dalam pemerintahan daerah harus diperhitungkan kembali atau dihapuskan, agar desa dpat menjalankan otonomi desa melalui pemerintahan desa.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MOHAMMAD ROFIQ
Department Ilmu Hukum
Uncontrolled Keywords Otonomi Desa, Kecamatan, Pemerintahan Daerah dan Pemerintahan Desa.
Divisions Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 17 Oct 2026 13:15
Last Modified 24 Oct 2026 17:16
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26837

Actions (login required)

View Item
View Item