TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39157-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (118kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39157-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39157-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (388kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39157-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (485kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39157-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (447kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39157-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (14kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39157-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (251kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39157-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
Abstract
Femisida merupakan pembunuhan terhadap perempuan yang terjadi dalam konteks kekerasan berbasis gender, di mana identitas korban sebagai perempuan memiliki relevansi terhadap terjadinya tindak pidana. Fenomena ini semakin mendapat perhatian dalam kajian hukum pidana, terutama karena dalam praktik penegakan hukum di Indonesia, pembunuhan terhadap perempuan kerap dikualifikasikan sebagai pembunuhan biasa tanpa mempertimbangkan adanya nuansa femisida. Hukum positif Indonesia sendiri belum mengatur femisida sebagai tindak pidana tersendiri, sehingga menimbulkan persoalan mengenai apakah kriteria tindak pidana pembunuhan yang berlaku saat ini telah mampu mengakomodasi nuansa femisida.rnPenelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan perbandingan hukum. Bahan hukum dianalisis melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan yang relevan, doktrin hukum pidana, serta praktik penegakan hukum yang berkaitan dengan pembunuhan terhadap perempuan.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa nuansa femisida dalam hukum positif Indonesia belum dirumuskan secara eksplisit, namun dapat diidentifikasi melalui penerapan ketentuan pembunuhan dan penganiayaan yang dikaitkan dengan relasi kuasa antara pelaku dan korban, motif berbasis gender, serta adanya pola kekerasan sebelumnya. Ketiadaan kriteria yuridis yang tegas menyebabkan karakteristik khusus femisida belum sepenuhnya terakomodasi dalam kualifikasi tindak pidana pembunuhan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan pemahaman dan perumusan kriteria pembunuhan bernuansa femisida guna mendukung penegakan hukum pidana yang lebih berkeadilan dan responsif terhadap kekerasan berbasis gender.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NENY NOVIANA RAHMADHANI PUTRI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Femisida; Kekerasan Berbasis Gender; Tindak Pidana |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 13:12 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:16 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26821 |
