TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Abstract.pdf
Download (139kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Chapter1.pdf
Download (352kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (420kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (247kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (275kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (595kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (246kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39128-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
Abstract
Penelitian ini mengkaji makna tradisi Nyono’ E Klangkangannah Embu’rnyang hidup dan dipraktikkan oleh masyarakat Desa Dupok, Kecamatan Kokop,rnKabupaten Bangkalan. Tradisi ini merupakan bentuk ritual permohonan resturnseorang anak kepada ibu yang dilakukan pada momentum tertentu, sepertirnpernikahan, keberangkatan jauh, serta ketika menghadapi persoalan penting dalamrnkehidupan. Tradisi tidak hanya dipahami sebagai praktik adat, tetapi sebagai mediarnpewarisan nilai moral, spiritual, dan sosial yang membentuk relasi antara individu,rnkeluarga, dan masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui maknarntradisi Nyono’ E Klangkangannah Embu’ serta memahami proses sosial yangrnmelatarbelakangi pelaksanaannya dalam kehidupan masyarakat Desa Dupok.rnPenelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatanrnfenomenologi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancararnmendalam, dan dokumentasi terhadap tokoh adat, masyarakat, serta pelaku tradisi.rnAnalisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikanrnkesimpulan. Kerangka analisis menggunakan teori interaksionisme simbolikrnGeorge Herbert Mead, khususnya konsep mind, self, society, dan simbol, untukrnmemahami proses pembentukan makna dalam interaksi sosial.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tradisi Nyono’ ErnKlangkangannah Embu’ dilakukan pada waktu dan tempat yang dimaknai secararnsimbolik, seperti pelaksanaan di area pintu rumah dan praktik meminum airrnbasuhan tumit ibu sebagai simbol bakti, penghormatan, kesucian, serta permohonanrnkeberkahan. Pola pelaksanaan tidak terikat pada aturan teknis yang baku, melainkanrnberkembang melalui kesepakatan sosial yang disepakati secara kolektif. Variasirnbentuk praktik tidak mengubah esensi makna tradisi karena nilai utama tetaprnterletak pada hubungan simbolik antara anak dan ibu. Dalam perspektifrninteraksionisme simbolik, mind tercermin dalam proses penafsiran masyarakatrnterhadap simbol-simbol ritual, self membentuk identitas individu sebagai anak yangrnberbakti, dan society berperan menjaga keberlangsungan tradisi melalui norma danrnkesepakatan sosial. Tradisi ini berfungsi sebagai sarana integrasi sosial yangrnmemperkuat kohesi, identitas budaya, serta kesinambungan nilai-nilai kolektifrndalam masyarakat.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KHAIRUL ANAM |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Tradisi lokal, Nyono’ E Klangkangannah Embu’, Interaksionisme simbolik, Makna sosial, Masyarakat Madura. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 12:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26706 |
