TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-abstract.pdf
Download (468kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (838kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-Chapter1.pdf
Download (193kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (375kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (460kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (359kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (179kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (191kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-20074-appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Kebutuhan Kedelai di Indonesia terus mengalami peningkatan sedangkan produktivitas kedelai di Indonesia masih rendah. Pulau Madura memiliki areal pertanian dengan tingkat kesuburan tanah dan produktivitas rendah. Kandungan bahan organik merupakan salah satu faktor penting dalam mempengaruhi hasil produksi. Kesuburan tanah dan produktivitas dapat ditingkatkan dengan penambahan bahan organik, seperti Jerami Padi dan Paitan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh campuran jerami padi (Oryza sativa L.) dan seresah paitan (Tithonia diversifolia) terhadap p tersedia, pertumbuhan dan hasil kedelai (Glycine max (L.) Merill.) di tanah mediteran. Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Buah Hortikultura Socah, Kabupaten Bangkalan Jawa Timur, berketinggian ±4,2 mdpl dan berjenis tanah mediteran dari bulan Desember 2019 hingga Februari 2020. Peneltian ini dirancang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari 6 taraf perlakuan, setiap perlakuan diulang sebanyak 4 kali. Kedelai yang digunakan yaitu Varietas Grobogan. Pengamatan pertumbuhan dan hasil dilakukan secara destruktif. Hasil dari penelitian yaitu aplikasi campuran jerami padi dan paitan berpengaruh tidak nyata terhadap jumlah bintil akar total, jumlah bintil akar efektif, luas daun, bobot kering brangkasan, jumlah polong meliputi polong isi dan polong cipo, bobot 100 biji, produksi, c-organik dan p tersedia. Perlakuan campuran berpengaruh nyata terhadap pH tanah. Hasil kedelai cenderung tertinggi dicapai pada perlakuan C5 (Jerami padi 4,2 ton ha-1 + Paitan 1,9 ton ha-1) yakni 2,62 ton ha-1. Perlakuan C3 (Jerami padi 1,7 ton ha-1 + Paitan 1,1 ton ha-1) memberikan hasil pH tanah tertinggi sedangkan perlakuan C4 (Jerami padi 0,8 ton ha-1 + Paitan 1,5 ton ha-1) memberikan hasil cenderung tertinggi pada parameter p tersedia.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM INDAH SETIA HENDRAWATI |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Jerami Padi;Kedelai;Paitan |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 12:16 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26618 |
