TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14458-14.01.111.00032_ABSTRACT_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (29kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14458-14.01.111.00032_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (377kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14458-14.01.111.00032_CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (56kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14458-14.01.111.00032_CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (96kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14458-14.01.111.00032_CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (122kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14458-14.01.111.00032_CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (17kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14458-14.01.111.00032_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-14458-14.01.111.00032_APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (39kB)
Abstract
Salah satu lembaga keuangan yang bergerak di bidang pinjam meminjam adalah PT. Pegadaian. Akan tetapi, perusahaan yang bergerak di bidang gadai bukan hanya pegadaian. Dengan perkembangan teknologi saat ini memunculkan adanya gadai online. Terdapat salah satu perusahaan gadai online yang memberikan layanan antar jemput barang jaminan oleh kurir yang disediakan oleh perusahaan. Layanan antar jemput barang jaminan ini menimbulkan potensi kerugian bagi konsumen, yaitu hilangnya barang jaminan pada saat pengantaran oleh kurir. Di sisi lain, perusahaan gadai online membuat suatu ketentuan dengan pencantuman klausula baku yang mana mereka tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan barang jaminan di luar kekuasaannya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ketentuan yang dibuat oleh perusahaan gadai online dalam klausula kontrak Pinjam Indonesia dapat dibenarkan atau tidak dan bagaimana perlindungan hukum bagi konsumen atas hilangnya barang jaminan pada saat pengantaran oleh kurir perusahaan gadai online. Penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan menggunakan pendekatan peraturan perundang-undangan (Statute Approach). Bahan hukum primer dan sekunder diolah dan dianalisis secara preskriptif, yaitu memberikan argumentasi atas hasil penelitian berdasarkan aturan hukum yang seharusnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketentuan dalam klausula kontrak yang dibuat oleh perusahaan gadai online tersebut tidak dapat dibenarkan, dikarenakan bertentangan dengan Pasal 18 Ayat (1) UUPK dan Pasal 22 Ayat (1) POJK No. 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan dan perlindungan hukum bagi konsumen dapat berupa pemberian ganti rugi sesuai dengan Pasal 29 POJK No. 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, dimanapihak pelaku usaha bertanggung jawab atas keslahan yang dilakukan oleh pihak ketiga.
Kata kunci: perlindungan hukum, konsumen, gadai online
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANINDA DWI L |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | perlindungan hukum ; konsumen ; gadai online |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:53 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:45 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2658 |
