MESIN DAN PERALATAN PADA PENGOLAHAN TEH (Camellia sinensis) DI PTPN XII SIRAH KENCONG WILINGI BLITAR

Doni Darmawan (2020) MESIN DAN PERALATAN PADA PENGOLAHAN TEH (Camellia sinensis) DI PTPN XII SIRAH KENCONG WILINGI BLITAR. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20061-170331100044-Doni Darmawan_170331100044_Laporan PKL.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20061-170331100044-Doni Darmawan_170331100044_Laporan PKL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Teh merupakan salah satu minuman yang sangat populer di dunia. Teh dibuat dari pucuk daun muda tanaman teh (Camellia sinensis). Berdasarkan proses pengolahannya, teh dibagi menjadi 3 jenis yaitu teh hijau, teh oolong dan teh hitam. Teh hijau dibuat dengan cara menginaktifasi enzim oksidase/fenolase yang ada pada pucuk daun teh, dengan cara pemanasan atau penguapan menggunakan uap panas. Teh hitam dibuat dengan cara mengoksidasi enzimatis terhadap kandungan katekin teh. Teh oolong dihasilkan melalui proses pemanasan yang dilakukan segera setelah proses penggulungan daun, dengan tujuan untuk menghentikan proses fermentasi. Indonesia memiliki perkebunan teh yang cukup luas. Tanaman teh yang tumbuh di Indonesia sebagian besar merupakan varietas Assamica yang berasal dari India. Tanaman teh yang tumbuh di Jepang dan Cina merupakan varietas Sinensis. Teh varietas Assamica memiliki kelebihan dalam hal kandungan katekinnya yang lebih besar (Insanu et al. 2017).
Menurut Badan Pusat Statistik (2017) Pada tahun 2013 total volume ekspor mengalami kenaikan total volume sebesar 1,10 persen dengan total volume ekspor sebesar 70.842 ton dan nilainya mencapai US$ 157,5 juta. Tahun 2014 Volume ekspor teh juga mengalami penurunan sebesar 6,27 persen yaitu dengan total volume ekspor sebanyak 66.399 ton dengan nilai sebesar US$ 134,6 juta . Setelah tahun 2014 mengalami penurunan volume ekspor teh, tahun 2015 juga terjadi penurunan volume ekspor teh sebesar 6,75 persen atau total ekspor sebanyak 61.915 ton dengan nilai sebesar US$ 126,1 juta. Kondisi pada tahun 2016 belum membaik dengan penurunan volume ekspor sebesar 17,11 persen yaitu dengan total ekspor sebanyak 51.319 ton den-gan nilai sebesar US$ 113,1 juta. Beruntung, pada tahun 2017 terjadi kenaikan volume ekspor teh sebesar 5,60 persen atau total ekspor sebanyak 54.195 ton dengan nilai sebesar US$ 114,2 juta. Selama periode tahun 2013-2017, teh Indonesia yang diekspor sebagian besar dalam bentuk teh hitam sekitar 80 persen. Tercatat Pada tahun 2017 volume ekspor teh hitam mencapai 43.338 ton atau 79,97 persen terhadap total volume ekspor teh dengan nilai ekspor sebesar US$ 81,1 juta

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
Doni Darmawan
Department Teknologi Industri Pertanian
Uncontrolled Keywords MESIN DAN PERALATAN; PENGOLAHAN TEH
Divisions Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 17 Oct 2026 12:04
Last Modified 24 Oct 2026 17:15
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26573

Actions (login required)

View Item
View Item