TRUNOJOYO-KP-20059-170341100022-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-KP-20059-170341100022-Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (704kB)
TRUNOJOYO-KP-20059-170341100022-Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-KP-20059-170341100022-Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-KP-20059-170341100022-Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (8MB)
TRUNOJOYO-KP-20059-170341100022-Chapter V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (370kB)
TRUNOJOYO-KP-20059-170341100022-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (747kB)
TRUNOJOYO-KP-20059-170341100022-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (951kB)
Abstract
Indonesia merupakan negara kepulauan yang 2/3 wilayahnya adalah laut. Perairan indonesia merupakan habitat hidup berbagai jenis biota laut, banyak diantara biota tersebut berpotensi untuk dibudidayakan karena memiliki harga jual yang cukup tinggi dan memiliki pertumbuhan yang sangat cepat. Ikan tersebut yaitu ikan kakap putih. Ikan kakap putih juga sering menjadi salah satu produk komersil dalam pemanfaatan olahan laut. Ikan kakap putih merupakan komoditas ikan laut yang banyak di minati oleh masyarakat karena ikan kakap ini merupakan ikan yang memiliki banyak manfaat. Ikan jenis ini cukup tersebar luas hingga ke wilayah Hindia Pasifik Barat yaitu dari Asia Tenggara hingga Papua Nugini da Australia.
Menurut Muritdjo (2001), Ikan kakap putih (Lates calcarifer Bloch) merupakan ikan yang memiliki toleransi yang cukup tinggi terhadap kadar garam dan merupakan ikan yang dibesarkan di air tawar dan kawin di laut. Ikan kakap putih ini juga merupakan ikan yang termasuk kedalam ikan karnivor. Ikan kakap putih biasanya hidup di pantai atau laut dengan kedalaman 1 meter bahkan 10 meter. Ikan kakap putih akan bertelur pada perairan yang memiliki salinitas yang rendah. Ikan kakap putih dapat hidup di laut yang berlumpur dan berpasir. Makanan dan habitat dapat mempengaruhi pada perubahan morfologinya dan anatominya. Ikan kakap putih merupakan ikan yang pertumbuhannya relatif cepat dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan.
Menurut Ridho dan Enggar (2016), Kakap putih merupakan ikan demersal yaitu menghuni dasar sungai atau laut. Ikan kakap ini biasanya hidup pada rentan suhu sekitar 26 – 30 ° C. Ikan kakap ini merupakan ikan yang hidupnya bergerombol yang biasanya berenang di permukaan. Ikan kakap putih merupakan ikan yang lebih sering lapar dan banyak makan, maka sebab itu ikan kakap putih ini memiliki pertumbuhan yang cepat. Ikan kakap putih akan memangsa sesamanya atau temannya apabila ikan kakap putih dalam keadaan lapar dan tidak dapat makanan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Meriatul Laili |
| Department | Kelautan |
| Uncontrolled Keywords | PERTUMBUHAN; LARVA; IKAN KAKAP PUTIH |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Ilmu Kelautan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 12:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26566 |
