TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (422kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (790kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (852kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (956kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (883kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39079-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (5MB)
Abstract
Sofia Utami. 190531100063. Program Studi Ilmu Komunikasi. Proses Komunikasi Antarpribadi Dalam Pengajuan Surat Dispensasi Perkawinan Dini Di Bangkalan-Madura.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seperti apa proses komunikasi antar pribadi antara pihak Pengadilan Agama/Hakim dengan Orang Tua/Wali, dan anak yang akan dikawinkan diusia dini dalam pengajuan surat dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kabupaten Bangkalan. Subjek dalam penelitian ini yaitu Pengadilan Agama Kabupaten Bangkalan dan orang tua/ wali yang pernah mengajukan permohonan dispensasi kawin di Pengadilan Agama Kabupaten Bangkalan.Jenis penelitian ini yaitu penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara dan dokumentasi. Informan dipilih menggunakan Purposive Sampling. Analisis data menggunakan teknik Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan Tringulasi sumber data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi antara orang tua dan anak dalam pengajuan dispensasi kawin di Kabupaten Bangkalan Madura masih bersifat satu arah. Orang tua lebih dominan dalam mengambil keputusan dan cenderung tidak memberi ruang bagi anak untuk menyampaikan pendapat secara terbuka. Dalam meyakinkan hakim, orang tua menggunakan berbagai pendekatan seperti membentuk perasaan, menggunakan alasan moral, dan menekankan kewenangan sebagai orang tua. Sementara itu pihak pengadilan khususnya hakim berusaha membangun komunikasi yang terbuka dan ramah terutama kepada anak agar dapat memahami keinginan dan kesiapan anak dengan lebih baik. Namun, anak seringkali merasa ragu atau sungkan untuk menyampaikan pendapatnya secara jujur. Hal ini menunjukkan bahwa proses komunikasi dalam pengajuan presentasi kawin masih perlu ditingkatkan agar lebih mendengarkan suara anak dan benar-benar mempertimbangkan kepentingan terbaik bagi masa depannya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SOFIA UTAMI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Proses komunikasi;Komunikasi antarpribadi;Proses pengajuan surat dispensasi;Dispensasi kawin;Perkawinan dini |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 11:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26509 |
