MANAJEMEN EKOWISATA PANTAI DI BANGSRING UNDERWATER KABUPATEN BANYUWANGI

MINA JORDANIA AURA PINKA (2020) MANAJEMEN EKOWISATA PANTAI DI BANGSRING UNDERWATER KABUPATEN BANYUWANGI. S1 thesis, Universitas Trunojoyo Madura.
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Cover.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (409kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 1.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (75kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 2.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (156kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 3.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (88kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 4.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 5.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (59kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-References.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-References.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (91kB)
[thumbnail of TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Appendices.pdf] PDF
TRUNOJOYO-KP-20041-170351100027-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (855kB)

Abstract

Pariwisata menurut Suwantoro (1997) merupakan proses berpergian seseorang atau lebih dengan waktu yang sementara dari satu tempat ke tempat lain yang jauh dari tempat tinggalnya dengan tujuan tertentu tanpa maksud untuk menghasilkan uang. Pariwisata tidak hanya tentang bersenang-senang namun juga dapat berupa perjalanan rohani, batin atau pencarian jati diri, maka dari itu banyak sumber daya alam yang dijadikan tempat wisata. Keseluruhan aktivitas pariwisata saling terkait dengan pengunjung wisata, daerah wisata, petualangan, kegiatan industri, budaya daerah, dan lain sebagainya. Pariwisata yang menarik memiliki objek wisata dan daya tarik wisata yang unik (Devy, 2017).
Pengembangan wisata berbasis ekologi bahari (ekowisata bahari) semakin marak serta menjadi salah satu yang menggerakkan wisata Indonesia karena memiliki lokasi strategis yang diapit oleh dua benua dan dua samudera, keadaan Indonesia yang kepulauan juga menjadi keunggulan daya dukung dalam meningkatkan ekonomi dan kualitas pendidikan masyarakat terutama daerah pesisir atau pulau-pulau terpencil dan terluar (Rahmi, 2017). Salah satu ekowisata yang telah berkembang dan merubah pandangan masyarakat tentang laut yaitu ekowisata pantai di Bangsring Underwater, Banyuwangi, dimana suatu bentuk kegiatan yang memanfaatkan keaslian alam dengan interaksi antara aktivitas rekreasi, konservasi, dan penduduk setempat. Bangsring Underwater sangat menarik karena ekowisata yang berbasis masyarakat, masyarakat tersebut dulunya adalah seorang nelayan ikan hias yang cara penangkapannya secara illegal, seperti mengebom atau meracun sehingga menyebabkan terumbu karang rusak. Namun masyarakat telah sadar dan mengelola penuh wilayah tersebut menjadi tempat konservasi dan wisata (Mukaryanti dan Adinda, 2005). Bangsring Underwater ramai dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun non lokal dan jumlahnya selalu meningkat setiap tahunnya sehingga dapat menimbulkan beberapa dampak akibat adanya aktivitas wisata. Aktivitas ekowisata dapat menimbulkan dampak positif maupun negatif. Ekowisata pantai berdampak positif untuk meningkatkan ekonomi masyarakat lokal, menambah lapangan pekerjaan, dan menaikkan pendidikan di daerah setempat, sedangkan dampak negatif yang ditimbulkan yaitu adanya kerusakan lingkungan alam akibat adanya pengunjung yang kurang bertanggung jawab, seperti membuang sampah sembarangan ataupun menginjak karang pada area wisata. Oleh karena itu, pengembangan dan peningkatan ekowisata pantai perlu diimbangi dengan pengelolaan terpadu untuk ekowisata yang berkelanjutan (Hijriati dan rina, 2014).
Pengelolaan terpadu menurut Yusnikusumah dan Endah (2015) terdiri dari perencanaan, pengembangan, pemasaran, pengelolaan sumberdaya, dan sarana dan prasarana. Sarana dan prasarana sangat penting untuk menunjang pengelolaan terpadu karena dengan adanya sarana dan prasarana yang baik maka pengunjung akan terpuaskan batinnya terhadap suatu wisata. Pengelolaan terpadu memiliki komponen utama dalam mewujudkan ekowisata berkelanjutan, yaitu prinsip, kriteria dan indikator (CIFOR, 1999 dalam Yusnikusumah dan Endah, 2015). Pengelolaan yang terpadu bertujuan agar ekowisata dapat dikelola dengan maksimum dan meminimalisir dampak negatif yang ditimbulkan.

Item Type Thesis (Skripsi)
Thesis Type S1
Creators
Creators
NIM
MINA JORDANIA AURA PINKA
Department Manajemen Sumberdaya Perairan
Uncontrolled Keywords EKOWISATA; PANTAI
Divisions Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan
Additional Information elib mass import
Depositing User Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id
Date Deposited 17 Oct 2026 11:47
Last Modified 24 Oct 2026 17:15
URI https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26504

Actions (login required)

View Item
View Item