TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (526kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (732kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (913kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (708kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (695kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (530kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (548kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-39075-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (883kB)
Abstract
Second account Instagram sebagai akun alternatif kini banyak digunakan oleh kalangan Generasi Z lantaran sifat akun yang privat dan hanya diikuti oleh orang-orang yang mereka percayai. Motif penggunaan second account oleh Generasi Z seperti arsip momen kenangan, pemisahan kehidupan pribadi dan citra profesional, serta mempererat hubungan pertemanan tidak hanya memberikan ruang berekspresi, namun juga medium refleksi diri melalui interaksi dengan kelompok sosial terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan identitas diri Generasi Z dalam penggunaan second account Instagram melalui perspektif pemaknaan hermeneutis. Menggunakan teori fenomenologi hermeneutika Hans-Georg Gadamer dengan paradigma interpretatif, jenis penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Teknik analisis data menggunakan model Miles & Huberman diantaranya: reduksi data, penyajian data, dan verifikasi/kesimpulan. Sementara pada teknik pengumpulan data terdiri dari: wawancara, observasi, dokumentasi, dan studi literatur. Pemilihan informan melalui teknik purposive sampling, serta teknik keabsahan data menggunakan triangulasi metode dan triangulasi teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa second account sebagai ruang eksistensi yang memiliki makna historis dan interpretatif melalui penggambaran proses pemahaman diri secara menyeluruh. Melalui pengalaman dialog dengan kelompok sosialnya, Generasi Z dapat menafsirkan pemahaman diri di media sosial secara utuh dan mendalam. Lingkaran hermeneutis memiliki peran penting dalam proses interpretasi yang terus berulang menjadikan identitas Generasi Z tidak bersifat tetap, melainkan selalu terbuka terhadap pemaknaan baru seiring waktu dan pengalaman digital yang mereka alami. Adapun Bildung turut menjadi pendorong pendidikan diri melalui pengalaman estetis berupa tanggapan, percakapan, dan pengalaman interaksi dengan orang lain sehingga membentuk identitas diri yang lebih matang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM VIERA PUTRI YUNIAR |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Generasi Z; Second Account; Fenomenologi; Lingkaran Hermeneutis; Bildung |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 11:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26492 |
