TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-Abstrak.pdf
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (639kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-Chapter1.pdf
Download (255kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (488kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (304kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (947kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (154kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (85kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19999-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (531kB)
Abstract
Air kemasan dalam kemasan adalah air yang diperoleh dengan menggunakan teknologi tertentu, selanjutnya dikemas dalam beberapa ukuran. Dalam melakukan kegiatan produksi sangatlah berkaitan dengan persediaan bahan baku yang merupakan komponen terpenting yang harus disediakan demi kelancaran produksi. Kelancaran produksi sangat penting bagi perusahaan karena hal tersebut berpengaruh terhadap keuntungan/ laba yang diperoleh perusahaan. Lancar atau tidaknya proses produksi dari suatu perusahaan ditentukan oleh persediaan bahan baku yang optimal. Oleh karena itu setiap perusahaan harus mampu mengendalikan persediaan bahan baku yang optimal untuk kelancaran proses produksi. Dengan melakukan pengendalian persediaan yang optimal, perusahaan dapat mencegah terjadinya persediaan yang berlebihan (over stock) dan kekurangan persediaan (out of stock), dapat memenuhi kebutuhan pelanggan dengan tepat waktu dan meminimalkan biaya persediaan sehingga tujuan perusahaan dapat tercapai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan jumlah persedian kemasan air mineral di CV. LAA TANSA AL-MUJTAMA’ dengan metode peramalan (forecasting), EOQ multi item dan perbandingan biaya total persediaan bahan baku antara biaya menurut perusahan dengan biaya menurut metode EOQ multi item, juga melakukan perhitungan titik pemesanan kembali (ROP). Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan metode EOQ multi item diperoleh jumlah pemesanan sebanyak 19 kali pembelian bahan baku dalam satu tahun dengan biaya sebesar Rp 2.286.686.355,-. Sedangkan apabila menggunakan kebijakan perusahaan dengan 24 kali pembelian bahan baku dalam satu tahun, maka biaya yang harus dikeluarkan sebesar Rp 2.476.932.102,-. Jadi metode EOQ bisa memberikan penghematan sebesar Rp 190.245.747,-atau sebesar 8%
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MUHAMMAD ASHARI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Persediaan, peramalan (forecasting), EOQ (Economic Order Quantity), ROP |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 11:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26365 |
