TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (197kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (909kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Refrences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (364kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (456kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29639-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (957kB)
Abstract
ABSTRAKrnSalah satu biota laut yang memiliki potensi ekonomi tinggi yaitu teripang. Teripang memiliki sejumlah komponen kimia yang dilaporkan memiliki beragam khasiat, yaitu Antijamur, senyawa alkaloid, saponin, steroid, dan triterpen. Industri keripik Teripang sering mengalami gangguan operasional yang disebabkan oleh pekerja, alat produksi hingga faktor dari luar seperti keterlambatan bahan baku. Oleh sebab itu metode yang digunakan pada penelitian di industri keripik teripang adalah House of Risk untuk mengoptimalkan kualitas operasional dan juga dapat menguntungkan untuk industri keripik teripang. House of Risk merupakan metode untuk menganalisis risiko yang pengaplikasiannya dengan prinsip dari Failure Models and Effects Analysis yang digabungkan dengan model House of Quality, untuk meminimalkan risiko yang terjadi yang disebabkan oleh agen risiko, metode tersebut dapat mengetahui risiko-risiko yang muncul pada saat proses produksi dan mengetahui strategi penanganan atau mitigasi risiko yang digunakan. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan prioritas agen risiko sebanyak 4 dan mitigasi risiko sebanyak 4 usulan. Prioritas agen risiko tersebut meliputi yaitu Cuaca tidak panas, pekerja, bahan baku tidak sesuai kualitas, ketidak tersediaan bahan baku pada supplier. Hasil dari mitigasi risiko terdapat 4 strategi, meliputi melakukan koordinasi yang lebih baik dengan supplier, memperbanyak pilihan supplier, melakukan pelatihan untuk pekerja, membuat kontrak dengan supplier.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIDI MAWARDI |
| Department | Teknologi Industri Pertanian |
| Uncontrolled Keywords | House of Risk, Keripik Teripang, dan Mitigasi Risiko |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 10:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26131 |
