TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Chapter I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (373kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Chapter V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (305kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (855kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (186kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11495-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (136kB)
Abstract
Sitti Hajja Rini 130521100039. Program Studi Sosiologi, fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya Universitas Trunojoyo Madura. Tradisi Bungkus Bayi untuk Mengatasi Hama Tanaman di Sawah. (Studi Kasus Pada Masyarakat Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan).
Desa Bicorong merupakan desa yang mayoritas masyarakatnya bekerja sebagai petani, sehingga dalam setahun desa Bicorong menanam padi tiga kali. Hama yang menyerang tanaman padi dapat diatasi dengan cara tradisional, yakni menggunakan tradisi bungkus bayi. Tradisi bungkus bayi merupakan tradisi turun- temurun yang berasal dari nenek moyang, sehingga masyarakat percaya terhadap tradisi bungkus bayi dalam mengatasi hama pada tanaman. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui apa makna tindakan tradisi bungkus bayi bagi petani di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Disini akan dijelaskan secara mendalam terkait dengan tradisi bungkus bayi yang dilakukan oleh masyarakat Desa Bicorong dengan menggunakan analisis teori dari Max Weber yaitu Tindakan Sosial.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif, dengan sebuah pendekatan studi kasus. informan yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dan sumber data yang di dapatkan dari data primer. Pengumpulan data menggunakan observasi partisipatif, wawancara mendalam (indepth interview). Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data menggunakan triangulasi sumber.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi bungkus bayi merupakan tradisi dari nenek moyang yang turun-temurun yang sampai saat ini masih digunakan oleh masyarakat Desa Bicorong ketika tanamannya dirusak oleh tikus, wereng, dan ulat. Tradisi bungkus bayi digunakan untuk mengusir hama tanaman yang terdapat di tanaman padi, jagung, kacang, kacang hijau dan singkong. Masyarakat percaya bahwa tradisi bungkus bayi bisa mengusir hama tanaman meskipun tidak masuk akal, tetapi masyarakat membuktikan bahwa tradisi tersebut memang ampuh dalam mengusir hama tikus, wereng dan ulat bagi petani Desa Bicorong. Tindakan yang dilakukan masyarakat merupakan tindakan sosial yang berupa tindakan tradisional sekaligus tindakan rasional bagi masyarakat desa Bicorong.
Kata kunci: Tradisi, Bungkus Bayi, Pembasmi Hama
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITTI HAJJA RINI |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Tradisi, Bungkus Bayi, Pembasmi Hama |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 10:06 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26114 |
