TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19916-160111100171_Abstract_TOC.pdf
Download (857kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19916-160111100171_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (988kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19916-160111100171_Chapter_1.pdf
Download (810kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19916-160111100171_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (846kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19916-160111100171_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (846kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19916-160111100171_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (845kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19916-160111100171_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (846kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19916-160111100171_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (846kB)
Abstract
ABSTRAK
Menurut adat suku Batak Karo, harta warisan merupakan hal yang penting untuk melanjutkan keberlangsungan hidup marganya. Sistem waris yang dianut oleh suku Batak Karo adalah sistem patrilineal. Garis keturunan diambil dari bapak yang mengakibatkan anak perempuan tidak mendapatkan bagian dalam warisan. Orang Batak Karo bermigrasi ke seluruh Indonesia, salah satunya ke kota Surabaya. Di kota Surabaya ini, salah satu tempat orang Batak Karo berkumpul adalah di Gereja Batak Karo Protestan (GBKP). Pembagian harta warisan di Kota Surabaya ini memiliki perbedaan dengan yang asli di Tanah Karo, yang mana anak perempuan memiliki bagian dalam pembagian harta warisan. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis dan menjelaskan pembagian harta waris bagi perempuan di Kota Surabaya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum empiris .Adapun pendekatan hukum yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus / lapangan.
Hasil penelitian ini adalah Perempuan Batak Karo yang berjemaat di Gereja Batak Karo Protestan di Surabaya yang menerima harta warisan sebagai ahli waris. Karena perempuan Batak Karo di Surabaya memiliki bagian dalam harta warisan keluarganya, dan karakter harta warisan yang dibagi pada anak perempuan Batak Karo yang berjemaat di Gereja Batak Karo Protestan di Surabaya adalah harta warisan. Karena tidak berdasarkan pemberian dari saudara laki-lakinya, melainkan murni dari bagian anak perempuan itu sendiri.
Kata Kunci :Hukum keawarisan, Perempuan, pembagian harta waris adat
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM REFI RISANTA BRILIANA BANGUN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Hukum keawarisan, Perempuan, pembagian harta waris adat |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 09:49 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:15 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/26050 |
