TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38958-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Aisyatul Munawaroh. 220521100024. Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunodjoyo Madura. Skripsi ini mengangkat judul Jejaring Sosial dalam Diaspora Madura: Studi Kasus pada Komunitas Mabes (Madura Bersatu) di Banjarnegara Jawa Tengah. Dosen Pembimbing: Kuntum Chairum Ummah,S.Sos.,M.Sos.rnPenelitian ini bertujuan untuk memahami bentuk jaringan sosial yang terbentuk dalam komunitas diaspora Madura yang tergabung dalam Komunitas Mabes (Madura Bersatu) di Kabupaten Banjarnegara serta melihat bagaimana jaringan tersebut berperan dalam kehidupan sosial dan ekonomi anggotanya. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kuatnya solidaritas sesama perantau Madura dan pentingnya jaringan sosial sebagai modal sosial dalam konteks merantau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, serta dokumentasi kegiatan komunitas.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan sosial dalam komunitas Mabes didominasi oleh ikatan kuat (strong ties) yang tercipta antar sesama anggota komunitas Mabes melalui kesamaan identitas etnis, pengalaman merantau, dan intensitas interaksi dalam kegiatan rutin seperti arisan, pengajian, serta aktivitas sosial lainnya. Ikatan kuat ini memfasilitasi aliran bantuan, informasi pekerjaan, dukungan emosional, hingga akses ekonomi antar anggota. Sementara itu, ikatan lemah (weak ties) terbentuk antara komunitas Mabes dengan Penyedia bahan baku, Karyawan dan Pelanggan. Meskipun tidak seintens ikatan internal, ikatan lemah memberikan kontribusi signifikan dalam memperluas akses sumber daya, membuka peluang usaha, dan meningkatkan integrasi sosial anggota di lingkungan perantauan.rnPenelitian ini menyimpulkan bahwa jaringan sosial berperan penting sebagai modal sosial bagi komunitas Mabes dalam mempertahankan identitas budaya Madura, memperkuat solidaritas internal, serta mendukung adaptasi sosial-ekonomi anggota di Banjarnegara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi kontribusi bagi pengembangan kajian diaspora, modal sosial, dan jaringan sosial, serta mendorong penelitian lanjutan terkait dinamika komunitas perantau lainnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AISYATUL MUNAWAROH |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Jaringan sosial;Diaspora;Madura;komunitas;Migran |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 09:34 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25993 |
