TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (320kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-120721100050_Chapter 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (59kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-120721100050_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (239kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-120721100050_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (141kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-120721100050_Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (429kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-120721100050_Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (81kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-Refrence.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (108kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11442-120721100050_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (27kB)
Abstract
Analisis Ketahanan Perbankan Syariah Dengan Sistem Dual Banking Terhadap Krisis Finansial
(Studi Kasus Bank Umum Syariah Tahun 2008-2009)
Ketidak sanggupan BNP Paribas membekukan beberapa sekuiritas yang berkaitan dengan subprime mortgage dan pembekuan ini memicu gejolak dipasar finansial dan merambat keseluruh dunia. Dampak krisis finansial yang terjadi dibelahan dunia seperti Amerika Serikat dan Eropa masih belum nampak di Indonesia. Setelah memasuki semester II 2008 Indonesia mengalami krisis keuangan yang menyebabkan tekanan keuangan domestik semakin besar. Perbankan mengalami penekanan likuiditas selain disebabkan tingginya pertumbuhan kredit yang berlangsung hingga oktober 2008. Tingginya pertumbuhan kredit (Non Performing loan) masih menjadi isu dalam perbankan. Krisis yang sering menerpa sehingga posisi bank yang rentan terhadap posisi perbankan dalam perekonomian. Non Performing loan merupakan salah satu indikator kesehatan perbankan yang dapat menjadi informasi mengenai perkembangan sektor riil.
Masalah mengenai ketahanan perbankan syariah terhadap krisis finansial dalam penelitian ini adalah ketahanan yang divariabelkan pada non performing financing yang mencerminkan kredit macet pada perbankan syariah. Serta ketahanan perbankan syariah dengan sistem dual banking yang mencakup mengenai ketahanan perbankan syariah, prinsip perbankan syariah dan regulaisi.
Hasil pengujian menunjukkan jika terdapat pengaruh terhadap variabel NPF yang dapat dilihat dari p-value sebesar 0,006 yang memiliki nilai lebih kecil dari signifakan 0,05. Sehingga dapat disimpulkan bahwa inflasi, Kurs, PDB dan FDR secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap NPF Bank Umum Syariah. Secara yuridis perbankan syariah telah mendapatkan lindungan dengan keluarnya UU No. 22 Tahun 2008 yang menjelaskan mengenai asas, tujuan, dan kelembagaan yang dibutuhkan oleh perbankaan syariah. seperti penjelasan mengenai konversi bank konvensional dengan membuka unit usaha syariah atau dengan sistem spin off. Kesesuaian produk dan inovasi produk untuk menunjang perbankan syariah menjadi ketahanan perbankaan untuk menarik minat nasabah untuk pembiayaan dan pendanaan.
Kata Kunci : Ketahanan, NPF, Sistem Dual Bangking, Krisis Finansial
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI HOTIJAH |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Ketahanan; NPF; Sistem Dual Bangking; Krisis Finansial. |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 09:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25890 |
