TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-ABSTRAK_DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (187kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-COVER_DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (683kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-CHAPTER 1_DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (483kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-CHAPTER 2_DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (507kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-CHAPTER 3 _DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (354kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-CHAPTER 4 _DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (817kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-CONCLUSION_DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (288kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-REFERENCES_DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22952-APPENDICES_DHINDA SALSABILLAH_180721100081.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam tertua di Indonesia yang ada sejak 300-400 tahun yang lalu. Dengan adanya pesantren bertujuan untuk menekankan ajaran agama Islam yang merupakan sumber utama moral karena hal tersebut merupakan kunci keberhasilan dalam kehidupan bermasyarakat yang mengalami perubahan dari masa ke masa dengan menyesuaikan perkembangan zaman. Selain itu, pesantren memiliki sistem pendidikan yang unik dan khas, dikatakan unik karena memiliki karakteristik khusus yang tidak dimilki oleh sekolah umum, seperti halnya kyai, santri, masjid, pondok, dan kitab kuning. Sedangkan dikatakan khas karena termasuk lembaga pendidikan tertua dan sistem pendidikannya hanya berkembang di Indonesia. Dalam penelitian ini, peneliti mengambil Pondok Pesantren Annuqayah yang berada di daerah Guluk-Guluk Sumenep, Madura sebagai objek penelitian. Hal tersebut dikarenakan Pondok Pesantren Annuqayah merupakan salah satu pondok tua di Madura yang dirasa memiliki potensi untuk dijadikan sebagai wisata religi, sehingga dapat dikatakan bahwa pesantren juga berperan penting dalam melestarikan heritage pesantren degan menjadikan wisata religi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan jenis penelitian kualitatif pendekatan deskriptif dengan subjek penelitian, diantaranya pengasuh pondok daerah Latee, Lubangsa, dan Lubangsa Selatan, pengurus pesantren Annuqayah, ketua Badan Pengembangan Masyarakat (BPM) dan santri. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, lalu untuk teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan penarikan kesimpulan. Lokasi yang digunakan untuk peneilitian yaitu Pondok Pesantren Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep, Madura. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui potensi yang dimilki pesantren Annuqayah untuk dijadikan sebagai wisata religi dengan adanya heritage atau tradisi yang harus dijaga dan dilestarikan agar tidak hilang begitu sajadan dapat dinikmati generasi berikutnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DHINDA SALSABILLAH |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Peran; Pondok Pesantren; Wisata Religi; Heritage |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:51 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:45 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2580 |
