TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Abstract.pdf
Download (158kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Chapter1.pdf
Download (211kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (280kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (252kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (279kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (195kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (213kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38909-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (500kB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “Makna Laba dalam Kehidupan Petani: Sebuah Studi Fenomenologi dalam Perspektif Moral Economy” yang mengangkat masalah tentang bagaimana petani memaknai laba dalam kehidupan sehari hari, terutama ketika keputusan ekonomi mereka tidak selalu didasarkan pada perhitungan formal. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna laba dalam kehidupan petani dengan menggunakan perspektif moral economy. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui Wawancara semi terstruktur, Observasi partisipan, dan Dokumentasi dengan melibatkan tiga informan. Analisis data dilakukan melalui tahapan neoma, neosis, epoche, intentional analysis, dan reduction analysis, yang memungkinkan peneliti menggali pengalaman subjektif petani secara mendalam. Hasil penelitian menunjukan bahwa laba bagi petani tidak hanya dimaknai sebagai selisih antara pendapatan dan biaya, tetapi lebih secara intuitif berdasarkan kondisi cuaca, harga tengkulak, dan keberlangsungan usaha. Hal ini menandakan bahwa keputusan ekonomi petani tidak sepenuhnya didasarkan pada kalkulasi akuntansi formal, melainkan dipengaruhi oleh nilai moral, sosial, dan spiritual. Temuan ini memperkuat teori moral economy yang menempatkan manusia sebagai pelaku ekonomi yang rasional secara sosial, serta menunjukan bahwa pemaknaan laba oleh petani memiliki keterikatan kuat dengan konteks sosial, budaya, dan dinamika kehidupan pertanian. Dari temuan ini dapat disimpulkan bahwa pemaknaan laba bagi petani bersifat multidimensional. Laba tidak hanya dilihat dari perspektif finansial, tetapi juga dipengaruhi oleh nilai kehidupan dan konteks sosial budaya yang mereka jalani. Penelitian ini menegaskan pentingnya memahami keputusan ekonomi petani dari perspektif moral economy untuk menangkap realitas kehidupan petani secara utuh.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANNA SAFITRI |
| Department | Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | Akuntansi Pertanian; Laba; Fenomenologi; Moral Economy; Tembakau |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 08:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25798 |
