TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19848-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (29kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19848-BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (231kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19848-BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (180kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19848-BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (97kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19848-BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (63kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19848-Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (65kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19848-130111100202-Cover Nizar.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
Abstract
Aplikasi OVO merupakan alternatif alat pembayaran. OVO juga dibedakan menjadi 2, yaitu OVO Club dan OVO premier. OVO Club hanya dapat menampung saldo Rp.2.000.000 saja, sedangkan Premier dapat menampung sampai Rp 10.000.000 dan juga memiliki banyak fitur layanan lainnya seperti diskon. Dalam hal ini, OVO memiliki syarat dan ketentuan bagi pengguna. OVO ini sudah terdaftar dalam Bank Indonesia secara resmi dan diawasi oleh Bank Indonesia. Namun dalam pelaksanaannya banyak pengguna yang dirugikan. Permasalahannya adalah dalam syarat dan ketentuan OVO yang bertentangan dengan peraturan bank Indonesia.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif, dimana metode ini untuk menemukan suatu aturan hukum, prinsip-prinsip hukum, maupun doktrin-doktrin hukum guna menjawab isu hukum yang dihadapi. Penulisan ini didasarkan pada aturan hukum maupun doktrin hukum dimana penulisan ini akan dianalisa menggunakan konsep yang ada di perundang-undangan yang berlaku di Indonesia mengenai Perlindungan hukum, Peraturan bank Indonesia dan Uang Elektronik.
Hasil dari penelitian ini adalah dalam syarat dan ketentuan yang dimiliki OVO tidak dapat dibenarkan dan dapat dikatakan bertentangan dengan Hukum. Karena dalam isi syarat dan ketentuan yang diiliki OVO mengatakan bahwa tidak bertanggung jawab jika terdapat kerugian yang dimiliki oleh konsumen. hal ini sangat bertentangan dengan Pertauran Bank Indonesia Nomor 20/6/Pbi/2018 Tentang Uang Elektronik. Upaya Hukum yang dapat dilakukan bagi pengguna aplikasi adalah melalui upaya perlindungan hukum secara preventif yaitu melalui aturan aturan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia dan dalam bentuk perjanjian antara OVO dan Pengguna Aplikasi OVO melalui upaya represif yaitu penyelesaian sengketa melalui pengadilan maupul alternative penyelesaian sengketa. Selain itu dengan dibentuknya divisi Perlindungan Konsumen Sistem Pembayaran oleh Bank Indonesia ini pada akhirnya juga dapat membantu konsumen yang ingin meminta informasi dan/atau penanganan permasalahan dan menjadi salah satu bentuk perlindungan kepada Pengguna Aplikasi yang merasa dirugikan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NIZAR ZAMAN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Perlindungan Hukum; Konsumen; Uang Elektronik |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 08:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25796 |
