TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-ABSTRACT.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (342kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (783kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (415kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (650kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (704kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-CHAPTER 5 (CONCLUSION).pdf
Restricted to Repository staff only
Download (240kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (345kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19812-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
ABSTRAK
PENJADWALAN PROYEK JOINT STEEL PIPE PILE
(Studi Kasus: PT. PAL INDONESIA (Persero))
PT. PAL INDONESIA (Persero) adalah galangan kapal besar dan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi kapal dan alat pendukung industri kemaritiman, serta pemeliharaan dan perbaikan kapal di Indonesia. Salah satu alat pendukung kemaritiman yang di produksi adalah pipe pile untuk offshore kilang minyak. Dalam pelaksanaan pembuatan pipe pile yang berdiameter 1,5 meter dan memiliki panjang 50 meter, dibutuhkan master schedule yang berisi schedule atau jadwal pelaksanaan proyek dari awal sampai delivery yang dibuat oleh Departemen Perencanaan dan Pengendalian (Rendal). Master schedule yang dibuat berdasarkan manajemen proyek dengan menggunakan sumber daya yang ada dengan harapan proyek selesai sesuai deadline waktu yang telah disepakati dan mengoptimalkan biaya supaya memperoleh profit lebih bagi perusahaan.
Proyek joint steel pipe pile merupakan proyek fast cash atau proyek tambahan, yang memiliki waktu yang cukup singkat, dengan alokasi tempat dan sumber daya manusia yang terbatas juga. Supaya tidak terjadi permasalahan bagi PT. PAL INDONESIA (Persero) terkait penyelesaian proyek yaitu mengalami keterlambatan, di mana banyak faktor yang mempengaruhi jalannya proyek, maka diperlukan suatu analisa perbaikan untuk optimisasi. Optimisasi dilakukan dengan penjadwalan proyek baru dengan harapan pada proyek joint steel pipe pile kedua PT. PAL INDONESIA (Persero) tidak mengalami permasalahan serupa.
Menggunakan analisa Critical Path Method (CPM), proyek joint steel pipe pile memiliki lintasan jalur kritis yaitu A-B-I-I1-K-L-M-N1-O-P1-Q1-R1-M2-N2-O2-P2-Q2-R2-M3-N3-O4-P3-Q3-R3-M4-N4-O6-P4-Q4-R4-M5-N5-O8-P5-Q5-R5-M6-N6-O10-P6-Q6-R6-M7-N7-O12-P7-Q7-R7-S-T-U-V2 di mana lintasan jalur kritis memiliki durasi 312 hari, dari target yang telah disepakati 270 hari. Langkah yang diperlukan untuk mempercepat durasi proyek yaitu dengan memperhatikan alokasi sumber daya yang didapatkan dari tenaga borong kerja (subkontrak) dan memanfaatkan lembur sehingga akan menambah biaya pada aktivitas di jalur kritis namun penambahan biaya atau extra cost dengan mempertimbangkan nominal biaya seminimal mungkin.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NUR HAMIDAH SAFITRI |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | Proyek Joint Steel Pipe Pile; Penjadwalan proyek; Critical Path Method (CPM). |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 08:21 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25700 |
