TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_ABSTRAK.pdf
Download (11kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (331kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_Chapter 1.pdf
Download (157kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (167kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (174kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_Chapter.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (111kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (82kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (87kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11385-10.03.1.1.1.00023_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (104kB)
Abstract
ABSTRAK
Perlakuan pemberian takaran dan cara penempatan kotoran ternak terhadap pertumbuhan dan hasil kacang tanah memberikan pengaruh tidak nyata terhadap tinggi tanaman, jumlah polong per tanaman, dan bobot kering akar kacang tanah. Namun pertumbuhan pada pemberian pupuk kandang sapi secara setempat memberikan pengaruh pada pertumbuhan kacang tanah lebih baik dibandingkan dari pertumbuhan yang di sebar, Karena bahan organik berperan penting dalam menentukan kemampuan tanah untuk mendukung pertumbuhan tanaman. Di duga hal tersebut dikarenakan tanah yang digunakan pada penelitian untuk percobaan memiliki respon yang besar terhadap pemberian bahan organik dengan kata lain tanah kekurangan bahan organik.Bahan organik yang diberikan di manfaatkan tanaman secara maksimal baik dari pemberian 15 ton/ha hingga 25 ton/ha.Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) perlakuan yang diteliti terdiri dari satu faktor dengan enam level, enam level tersebut yaitu :T1.T2. T3. T4. T5. T6. Penelitian ini dilaksanakan di lahan sekitar kampus Pertanian pada bulan April 2014 sampai bulan Juli 2014. Pemberian pupuk organik berupa pupuk kotoran ternak sapi cenderung meningkatkan produksi kacang tanah, hal ini terlihat pada variabel bobot kering biji per tanaman. Produksi biji per tanaman tertinggi pada perlakuan T6 pemberian pupuk ternak sapi sebanyak 25 ton/ha yaitu sebanyak 9,16 (g) sedangkan produksi biji per tanaman terendah terjadi pada perlakuan T3 dengan pemberian pupuk kotoran sapi sebanyak 20 ton/ha, diberikan secara merata yaitu 7,61(g).
Kata Kunci : Pertumbuhan Kacang Tanah, Penempatan Kotoran Ternak Sapi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM KHOLISATUL AMALIYAH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Pertumbuhan Kacang Tanah, Penempatan Kotoran Ternak.Sapi |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 08:03 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25633 |
