TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_COVER..pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_CHAPTER I.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (188kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_CHAPTER II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (154kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_CHAPTER III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (107kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_CHAPTER IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (335kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_CHAPTER V.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (748kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_CONCLUSSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (168kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (166kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11366-130531100030_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (967kB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Identitas Masyarakat Samin dan Apa Saja Faktor Yang Mendukung dan Menghambat Komunikasi Antarbudaya Masyarakat Samin dengan Non-Samin di Desa Margomulyo Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro. Peneliti menggunakan paradigma komunikasi antarbudaya dengan kedalaman teori identitas. Metode penelitian yang digunakan peneliti merupakan jenis kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dokumentasi dan studi pustaka. Subjek penelitian ini adalah orang Samin dan non Samin. Hasil penelitian ini, bahwa unsur budaya menunjukkan perbedaan identitas. Identitas masyarakat Samin terbentuk dari sejarah nenek moyang yaitu Samin Surosentiko. Secara fisik, orang Samin terlihat sederhana dengan baju hitam komprang dan kulit sawo mateng. Sedangkan non fisik, menyenangkan, ramah dan bijak, berbicara menggunakan tuturan, cerita, gotong royong, tidak mengenal jual beli, tidak menggunakan tingkat bahasa, sederhana atau apa adanya, berdo’a bahasa Jawa, puasa dan semedi ketika hendak menginginkan sesuatu tentang keilmuan, serta prestasi pribadi sebagai pahlawan Jawa atau raja Jawa pada jaman penjajah Belanda. Dalam usaha mempertahankan budaya Samin, dilakukan perkumpulan rutin tiap minggu, bulan dan tahunan serta menerapkan nilai norma ajaran Samin dan Adam dalam pendidikan formal yaitu keluarga. Sedangkan dalam negosiasi identitas hubungan dengan budaya berbeda, keturunan Samin yang tidak melakukan ajaran Adam dan Samin, maka bukan lagi sebagai penganut Samin dan tidak bisa mewarisi keilmuan Samin atau kedudukan yang diemban orang tuanya. Tidak ada hambatan serius dalam komunikasi antarbudaya. Sehingga, baik masyarakat Samin maupun non Samin tetap harmonis.
Kata Kunci: Samin, Komunikasi, Identitas, Budaya
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SRI RAHAYU FATMAWATI |
| Department | Ilmu Komunikasi |
| Uncontrolled Keywords | Samin, Komunikasi, Identitas, Budaya |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Ilmu Komunikasi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 07:42 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25557 |
