TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-ABSTRAK.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-COVER.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-CHAPTER 1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (425kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-CHAPTER 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (640kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-CHAPTER 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (430kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-CHAPTER 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-CONCLUSION.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (404kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-REFERENCES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (394kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29431-APPENDICES.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Di era globalisasi ini kebanyakan aktifitas manusia menggunakan teknologi, apalagi dalam hal transaksi saat ini sudah sangat banyak masyarakat berbelanja secara online terlebih juga yang berjualan secara online. Pandangan syariah tentang jual beli online di atur di dalam akad istishna’ yang menjelaskan tentang kontrak yang dibuat antara penjual dan pembeli mengenai pembuatan barang yang diminta oleh pembeli kepada penjual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana praktik jual beli online akad Istishna’ pada Tohsa Konveksi berdasarkan PSAK 104 dan Fatwa MUI, metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data yang diperoleh dari hasil wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada praktik Tohsa Konveksi dalam PSAK 104 yang mengatur tentang pengakuan dan pengukuran, penyajian serta pengungkapan transaksi istishna’. Tohsa Konveksi dalam hal pengakuan dan pengukuran dari segi Akuntansi untuk penjual sudah sesuai karena pembeli juga bisa memberikan spresifikasi yang diinginkan. Namun dari segi Biaya perolehan belum sesuai karena Tohsa konevski tidak membuat laporan keuangan dan memberikan potongan harga ketika konsumen membayar sebelum waktunya. Dalam hal penyajian dan pengungkapan laporan keuangan masih belum sesuai karena Tohsa Konveksi tidak mencatat laporan keuangan secara menyeluruh, mereka hanya mencatat pemasukan dari setiap pemesanan saja. Sedangkan praktik Tohsa Konveksi dalam Fatwa MUI sudah sesuai tentang ketentuan pembayaran dan barang seperti, pembayaran awal DP (Down Payment) dianggap sebagai piutang oleh penjual yang harus pembeli lunasi ketika barang selesai. Pengerjaan pesanan yang dilakukan oleh Tohsa Konveksi sepenuhnya sudah melaui kesepakatan antara penjual dan pembeli dan hukumnya mengikat karena setelah DP (Down Payment) dibayarkan pihak penjual mempunyai tanggungan untuk menyelesaikan barang pesanan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SITI IFFATUN KAMILAH |
| Department | Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | jual beli online, istishna, PSAK 104, Fatwa MUI |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 06:39 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25312 |
