TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Abstrak.pdf
Download (155kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (402kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Chapter 1.pdf
Download (470kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (435kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (210kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (334kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (259kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Reference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (291kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-22935-Appendiences.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Pelaksanaan hutang piutang yang dilakukan masyarakat Madura terkhusus
daerah Bangkalan menggunakan lafadz ngènjhâm sedangkan dalam bahasa
Madura sendiri kata hutang itu otang. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1)
Mengetahui pengunaan lafadz ngènjhâm dalam akad qardh di Bangkalan Madura.
2) Mengetahui implementasi lafadz ngènjhâm dalam akad qardh pada masyarakat
Bangkalan dalam perspektif hukum Islam. Berdasarkan tujuan di atas penulis
tertarik untuk meneliti penggunaan yang signifikan terhadap akad pinjam dan
akad hutang serta keabsahan akad. Pinjam meminjam yaitu memberikan sesuatu
yang halal kepada orang lain untuk diambil manfaatnya dengan tidak merusak zat
nya dan akan mengembalikan barang yang sudah dipinjamnya tadi dalam keadaan
utuh dan tidak berubah baik segi bentuk dan lainya. Sedangkan qardh atau hutang
itu tamlikul mal yaitu memberikan hak milik benda atau harta dengan system
mengembalikan dengan yang sepadan artinya yang dihutangi menerima hak milik
dan yang menghutangi menyerahkan hak milik.
Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif. Jenis penelitian ini
adalah penelitian lapangan atau field research yaitu dengan melakukan
pengamatan dan pengambilan data secara langsung yang sesuai dengan metode.
Pendekatan penelitian adalah kausalitas. Lokasi penelitian ini berada di Bangkalan
dan dilakukan selama 3 bulan.
Penelitian ini mendapatkan temuan, yaitu lafadz yang diucapkan ketika
bertransaksi tidak sesuai dengan yang dilakukan. Namun ketika kedua belah pihak
mempunyai maksud yang sama dan pada implementasi yang dilakukan adalah akad hutang walaupun lafadz yang diucapkan adalah ngènjhâm hukumnya sah.
Madzhab Hambali berpegang teguh pada tujuan daripada tekstual dalam suatu
akad, pertimbangan hukumnya adalah maksud atau tujuan yang dikehendaki oleh
para orang yang ber akad dari pada kata-kata yang diucapkan secara dzahir. Tahap
yang sudah diselesaikan yaitu luaran yang telah di submit dan telah publish di
Jurnal Qawwam pada akhir Desember
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DINDA DWI AMELIYA |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Akad Hutang |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 19 Oct 2026 11:50 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 16:45 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/2523 |
