TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29404-180511100111_Abstract.pdf
Download (185kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29404-180511100111_Cover_merged.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29404-180511100111_Chapter1.pdf
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29404-180511100111_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (565kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29404-180511100111_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (322kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29404-180511100111_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (699kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29404-180511100111_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (192kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29404-180511100111_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
Abstract
Kajian ini berkaitan dengan teknik penerjemahan dan kesepadanan penerjemahan dalam menerjemahkan frasa nomina bahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris di selebaran Ayo Ke Sumenep. Kajian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis teknik penerjemahan yang dikemukakan oleh Molina dan Albir (2002) dan kesepadanan terjemahan oleh Bell (1991). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Sumber data adalah leaflet Ayo Ke Sumenep. Data dalam penelitian ini adalah frasa nomina bahasa Indonesia dan terjemahan bahasa Inggrisnya. Dari segi teknik penerjemahan, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebelas jenis teknik penerjemahan yang terjadi dalam penerjemahan leaflet. Mereka adalah adaptasi (9 data), amplifikasi (11 data), peminjaman (5 data), kalque (7 data), kompensasi (1 data), deskripsi (4 data), kesetaraan yang ditetapkan (2 data), generalisasi (1 data) penerjemahan literal (5 data), partikularisasi (7 data), dan reduksi (6 data). Hal ini menunjukkan bahwa teknik amplifikasi merupakan teknik yang paling banyak digunakan oleh penerjemah. Dalam hal kesepadanan terjemahan, hasilnya menunjukkan bahwa ada tiga derajat yang digunakan dalam menerjemahkan frase nomina bahasa Indonesia. Mereka sepenuhnya setara (19 data), sebagian setara (makna meningkat) (15 data), sebagian setara (berkurang artinya) (4 data), dan tidak setara (berbeda makna) (20 data). Hal ini menunjukkan bahwa non-ekuivalen (berbeda makna) paling banyak diterapkan oleh penerjemah.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SALLY AGUSTA AMALIA SAREANG |
| Department | Sastra Inggris |
| Uncontrolled Keywords | translation, translation techniques, translation equivalence, leaflet, Indonesian noun phrase. |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sastra Inggris |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 06:10 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:14 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/25205 |
