TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (478kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (633kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (6MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (362kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (392kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38675-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Semut Jepang atau sering di sebut tenebrionidae merupakan kumbang kecil berwarna hitam yang hidup di lingkungan semi kering, tempat gelap, dingin, dan pada batang-batang kayu. Kumbang ini memerlukan kondisi lingkungan dengan suhu antara 26°C hingga 30°C serta kelembapan relatif antara 62% Rh hingga 92% Rh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sistem monitoring kualitas suhu dan pemberian pakan berbasis Internet of Things (IoT) untuk budidaya Semut Jepang. Sistem ini menggunakan PID untuk mengatur suhu dan kelembaban, serta pemberian pakan secara otomatis menggunakan RTC DS3231. Sistem ini dirancang untuk memantau dan mengendalikan suhu, kelembaban, aktivitas kumbang, serta kualitas udara pada budidaya Semut Jepang (Tenebrionidae) secara otomatis berbasis IoT. Modul Peltier berperan menjaga kestabilan suhu dengan beroperasi dalam mode Heating ketika suhu turun hingga 25.3°C dan mode Cooling ketika suhu naik mencapai 30.6°C, dibantu kipas untuk menstabilkan kembali Suhu dan kelembaban. Mekanisme pemberian pakan menggunakan servo feeder bekerja tepat waktu, ditunjukkan oleh perubahan status log dari “Belum diberi makan” menjadi “Sudah diberi makan” pada tiga waktu berbeda. Secara keseluruhan, sistem mampu merespons perubahan lingkungan secara adaptif sekaligus memastikan distribusi pakan berjalan otomatis dan konsisten, Integrasi IoT memungkinkan sistem melakukan pemantauan secara real-time dan menjaga kontrol lingkungan tetap stabil, sehingga setiap perubahan suhu maupun kelembaban dapat ditangani secara konsisten dan tepat waktu, serta memastikan proses budidaya berlangsung optimal tanpa memerlukan pengawasan manual secara terus-menerus.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM HAMSYAH SURYADARMA |
| Department | Teknik Elektro |
| Uncontrolled Keywords | Japanese Ant Cultivation, Heating–Cooling, IoT, PID Control, Temperature Monitoring, Automatic Feeding, RTC DS3231, Environmental Stability2 |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Elektro |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 04:48 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24858 |
