TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (722kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (126kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (260kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (525kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (470kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (129kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38656-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (120kB)
Abstract
Tanaman alor (Suaeda maritima) merupakan tanaman halofit yang mampu tumbuh secara alami di wilayah pesisir dan lahan basah asin, khususnya pada ekosistem mangrove, serta telah lama dikonsumsi masyarakat sebagai sayuran. Tanaman ini memiliki potensi dalam mendukung ketahanan pangan lokal, sehingga diperlukan kajian lebih lanjut mengenai kandungan senyawa bioaktif dan nilai gizinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kandungan kadar air, kadar serat, fitokimia, aktivitas antioksidan, β-karoten, vitamin C, serta mineral (kalium, kalsium dan fosfor) pada alor segar dan alor kering. Penelitian dilakukan pada November 2023 sampai September 2025. Sampel alor diambil dari di Desa Tajungan, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan. Analisis sampel dilakukan di Laboratorium Jurusan Kelautan dan Perikanan, Fakultas Pertanian, Universitas Trunojoyo Madura dan Laboratorium Terpadu Universitas Brawijaya. Perlakuan pengeringan dilakukan pada suhu 50°C selama 24 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar air alor segar berkisar antara 88,42%–88,95%, sedangkan pada alor kering berkisar antara 10,35%–15,70%. Kadar serat alor segar berada pada kisaran 3,69%–4,53%, dan meningkat pada alor kering menjadi 12,35%–13,75%. Analisis fitokimia menunjukkan bahwa alor segar mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin, dan steroid, sedangkan alor kering mengandung alkaloid, flavonoid, tanin, dan saponin. Aktivitas antioksidan alor segar memiliki nilai IC₅₀ sebesar 635,50 mg/l, sedangkan alor kering menunjukkan aktivitas antioksidan yang lebih kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 176,96 mg/l. Kandungan β-karoten pada alor segar rata-rata sebesar 93 µg/g sampel dan meningkat pada alor kering menjadi 174,8 µg/g sampel. Kandungan vitamin C alor segar memiliki rata-rata sebesar 0,97%, sedangkan alor kering sebesar 2,94%. Kandungan mineral menunjukkan bahwa kadar kalium pada alor segar sebesar 5,23% dan meningkat menjadi 16,321% pada alor kering. Kadar kalsium alor segar sebesar 0,060% dan alor kering sebesar 0,629%, sedangkan kadar fosfor alor segar sebesar 0,002% dan meningkat menjadi 0,151% pada alor kering
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AYU WANDIRAH HAIRANI RACHMAHWATI |
| Department | Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Uncontrolled Keywords | Suaeda maritima; senyawa bioaktif; ketahanan pangan; mineral; antioksidan |
| Divisions | Fakultas Ilmu Kelautan > S1 - Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 04:29 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24784 |
