TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19514-160111100093_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (184kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19514-160111100093_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (651kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19514-160111100093_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (214kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19514-160111100093_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (222kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19514-160111100093_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (318kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19514-160111100093_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19514-160111100093_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (102kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19514-160111100093_Appandices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (575kB)
Abstract
ABSTRAK
Pada sekitar bulan April 2017 telah terjadi tindak pidana yang dilakukan
oleh Juita Sari. Dalam hal ini tindak pidana tersebut dilakukan dengan cara “
sengaja menggugurkan kandungan” yang bertempat di dalam rumah terdakwa
jalan jendral Sudirman RT.12 Desa Loa Kulu Kota, Kec. Loa Kulu, Kabupaten
Kutai Kartanegara. Berdasarkan putusan tersebut Juita Sari telah terbukti secara sah
melakukan tindak pidana sengaja menggugurkan kandungan.
Dalam kasus Tindak Pidana menggugurkan kandungan dengan terdakwa
Juita Sari, Jaksa telah mendakwakan dalam dakwaan tidak tepat bahwa jaksa dalam
menerapkan dakwaan haruslah sesuai dengan peristiwa, posisi kasus, fakta yang
terjadi dan penafsiran hukum dalam menyusun argumentasi (alasan) atau dasar
hukum dalam perkara.
Jaksa Penuntut Umum lembaga Penyidikan merupakan tugas dan
wewenang tidak boleh dicampur didalam membuat dakwaan. Jaksa Penuntut
Umum memiliki kemampuan intelektual dan juga memiliki moral dan integritas
dalam wewenang untuk membuat surat dakwaan, menghadiri persidangan dan
melakukan penuntutan dalam perkara pidana.
Kesimpulan yang dapat diambil dari ketidaktepatan dakwaan jaksa dalam
tindak pidana aborsi adalah jaksa dalam dakwaannya tidak tepat akan tetapi hakim
dalam putusannya memutus berdasarkan asas lex specialis legi derogat generalis
karena sudah diatur secara khusus.
Kata Kunci : Tindak Pidana Aborsi, Jaksa Penuntut Umum, Ketidaktepatan.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM RESA LATIH |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | criminal offenses abortion – public prosecutor - inaccuracy |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 04:02 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24678 |
