TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-Abstrak.pdf
Download (203kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-Chapter 1.pdf
Download (294kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-Chapter 2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (178kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-Chapter 3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (366kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-Chapter 4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (376kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-Chapter 5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (9kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-Refference.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (349kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19507-appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Tingkat kematian anak menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur derajat kesehatan suatu daerah atau negara, saat tingkat kematian anak rendah hal ini mengindikasikan bahwa kondisi kesehatan daerah atau negara tersebut dalam keadaan yang baik, kondisi tingkat kematian anak di Indonesia telah mengalami banyak perubahan dari tahun ke tahun yang disebabkan oleh banyak faktor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran dari pengeluaran kesehatan dalam upaya mengurangi tingkat kematian anak di Indonesia. Indikator yang digunakan dalam penelitian ini antara lain adalah pengeluaran pemerintah dibidang kesehatan, Infrastruktur kesehatan (rasio jumlah rumah sakit, rasio jumlah dokter, rasio jumlah bidan dan rasio jumlah puskesmas, inflasi, pendapatan per kapita, dan pendidikan rendah. Sedangkan untuk mengukur tingkat kematian anak digunakan indikator berupa jumlah kematian neonatal, jumlah kematian bayi, dan jumlah kematian balita. Penelitian ini menggunakan data sekunder berdasarkan survey yang dilakukan pada 320 kabupaten dan kota di Indonesia dalam kurun waktu 5 tahun yakni 2013 hingga 2017. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan model Generalized Least Square (GLS) untuk indikator jumlah kematian neonatal dan Fixed Effect Model (FEM) untuk indikator jumlah kematian bayi dan jumlah kematian balita. Hasil dari berbagai estimasi yang telah dilakukan dengan beberapa model yang disebutkan menunjukkan adanya konsistensi hasil yaitu pengeluaran pemerintah dibidang kesehatan memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kematian anak. Oleh sebab itu peningkatan proporsi dan alokasi pengeluaran pemerintah dibidang kesehatan diperlukan dalam upaya pengurangan tingkat kematian anak di Indonesia. Peningkatan pengeluaran kesehatan ini nantinya tidak hanya akan berdampak terhadap pengurangan tingkat kematian anak namun juga terhadap peningkatan drajat kesehatan dan kualitas sumber daya manusia yang ada di Indonesia.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ANANDA YUKHANITA |
| Department | Ekonomi Pembangunan |
| Uncontrolled Keywords | Kematian Anak, Pengeluaran Kesehatan, Generalized Least Square, Fixed Effect Model |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Pembangunan |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 03:55 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24652 |
