TRUNOJOYO-KP-19493-170321100023-PKL_NINDA PERMATASARI_170321100023_2020.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Agribisnis merupakan salah satu program studi yang mempelajari tentang usaha pertanian dari sektor hulu, on-farm, hingga hilir. Agribisnis merupakan bisnis berbasis usaha pertanian atau bidang lain yang mendukungnya baik disektor hulu maupun disektor hilir. Sebagai subjek akademik, Agribisnis mempelajari strategi memperoleh keuntungan dengan mengelola aspek budidaya, penyediaan bahan baku, panen, pasca panen, proses pengolahan hingga tahap pemasaran. Setiap elemen dalam produksi dan distribusi pertanian dapat dijelaskan sebagai aktivitas agribisnis. Aktivitas tersebut tidak terlepas dari pelaksanaan manajemen ketenagakerjaan, selain itu dalam kegiatan agribisnis juga tidak terlepas dari resiko. Sehingga perlu dilakukan manajemen resiko baik resiko produksi hingga resiko pemasaran.
Lebah madu termasuk serangga yang dapat dikembangkan menurut kebutuhan. Lebah madu juga dapat dibagi menjadi paket koloni lebah serta ratu lebah yang dapat diperjual belikan dengan sangat mudah. Madu merupakan produk alam yang dihasilkan oleh lebah dan dapat dikonsumsi karena mengandung bahan gizi yang sangat essensial. Usaha budidaya lebah madu sudah lama dikenal oleh masyarakat pedesaan maupun masyarakat sekitar hutan dan Kondisi alam Indonesia yang subur memungkinkan tumbuhnya berbagai jenis tanaman. Masyarakat mengenal dengan baik madu yang dihasilkan dari budidaya lebah madu khususnya jenis lokal Apis cerana (Saepudin, 2013).
Perlebahan memiliki peranan penting di dalam strategi pembangunan ekonomi masyarakat pedesaan dan sektor pertanian berkelanjutan. Kegiatan perlebahan menghasilkan produk pangan berkualitas yang dapat membantu meningkatkan gizi dan penghasilan masyarakat pedesaan. Melalui fungsi polinasi, lebah madu juga berperan besar dalam meningkatkan produksi buah dan biji serta menjaga kelangsungan hidup dan karagaman jenis tumbuhan. Budidaya lebah madu adalah salah satu kegiatan usaha yang tidak berbasis lahan, sehingga tidak menjadi pesaing bagi usaha pertanian pada umumnya. Perlebahan bahkan berperan dalam optimalisasi sumber daya alam melalui pemanfaatan nektar dan serbuksari, yakni dua produk tumbuhan yang sebagian besar akan terbuang sia-sia apabila tidak dimanfaatkan untuk pakan lebah madu. Dengan begitu, perlebahan merupakan jenis kegiatan yang dapat memberikan nilai tambah terhadap budidaya tanaman
Salah satu tempat usaha peternakan lebah yang masih berfungsi sampai saat ini adalah Wisata Agro Petik Madu yang berada di Jl Puri Kencana , jalan Dr. Wahidin 8 Desa Bedali, Kecamatan Lawang Kabupaten Malang. Usaha peternakan lebah ini dimulai sejak tahun 1978. Awal mula usaha peternakan lebah dimana bermula dari sebuah outlet penjual produk Lebah yang dikenal sebagai Toko Rimba Raya, lalu pemilik dari usaha peternakan lebah tersebut memperluas bisnis produk lebah tersebut menjadi Wisata petik madu.
Wisata Agro Petik Madu Malang yang berada di Kecamatan Lawang kabupaten Malang memproduksi madu yang memiliki banyak khasiat. Pada wisata agro petik madu terdapat cara budidaya hingga memproduksi hasil dari lebah tersebut yaitu madu dan hingga menjadikan bentuk madu botolan yang siap diproduksi dan dipasarkan sehingga sesuai dengan bidang yang akan kami pilih sehingga kami memilih Wisata Agro Tawon Petik Madu Malang sebagai tempat Praktik Kerja Lapang.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM Rika Sulistyowati; Fitri Nurkasanah; Ninda Permatasari; Illa Ann |
| Department | Agribisnis |
| Uncontrolled Keywords | MANAJEMEN AGRIBISNIS;AGRO TAWON;WISATA;PETIK MADU |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agribisnis |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 03:43 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24607 |
