TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (355kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (327kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (409kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (412kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (238kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (232kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38603-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (584kB)
Abstract
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bidang bahasa dapat menyebabkan hilangnya satuan kebahasaan seperti kata dan frasa. Seiring berjalannya waktu, para generasi muda memiliki pengetahuan terbatas tentang sebutan dan wujud tanaman yang digunakan pada praktik pengobatan tradisional. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk lingual dan makna yang terkandung dalam nama-nama tanaman obat yang digunakan masyarakat Madura serta menjelaskan keterkaitan masyarakat Madura secara biologis dan ideologis. ekologi bahasa merupakan kajian mengenai relasi antara suatu bahasa dengan lingkungan tempat bahasa tersebut berkembang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode cakap, metode simak dengan lanjutan teknik simak libat cakap. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Terdapat 48 data nama tanaman obat di Madura yang digunakan sebagai Pengobatan tradisional. Data nama tumbuhan yang ditemukan memiliki struktur kata yang beragam seperti kata tunggal dan frasa. Masyarakat Madura sering kali memberi penamaan tanaman obat berdasarkan ciri fisik yang tampak dari tanaman, rasa dari tanaman, hingga bau dari tanaman. Interelasi antara manusia dengan tanaman obat menunjukkan hubungan yang erat dan saling mempengaruhi antara manusia dan lingkungan. Interelasi dimensi biologis, menunjukkan bahwa masyarakat Madura memanfaatkan tanaman obat berdasarkan pengetahuan ekologis yang diwariskan secara turun-temurun. Sementara itu, interelasi dimensi ideologis memperlihatkan nilai-nilai budaya, kepercayaan, serta pandangan hidup masyarakat Madura yang menempatkan alam sebagai bagian dari kehidupan sosial dan spiritual.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ALVINA ATTAUFIQIEYAH |
| Department | Pendidikan BHS dan Sastra IND. |
| Uncontrolled Keywords | bentuk lingual, tanaman obat, pengobatan tradisional, ekolinguistik, Madura |
| Divisions | Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan > S1 - Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 03:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24594 |
