TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-Abstract.pdf
Download (93kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (676kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-Chapter I.pdf
Download (94kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-Chapter II.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (99kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-Chapter III.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (108kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-Chapter IV.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (205kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (86kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19488-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
Abstract
Jagung merupakan salah satu tanaman yang dalam pertumbuhannya memerlukan unsur hara makro maupun mikro. Namun ketersediaan unsur hara tersebut didalam tanah seringkali tidak efektif untuk diserap tanaman. Pseudomonad pendarfluor merupakan bakteri dengan kemampuan sebagai pelarut fosfat sehingga mampu meningkatkan ketersediaan fosfat di rhizosfer. Dan Azospirillum sp. merupakan bakteri dengan kemampuan menambat atau mengikat nitrogen (N2) dari udara dalam kondisi mikroaerofil dan mengubahnya menjadi NH3 menggunakan enzim nitrogenase, kemudian diubah menjadi glutamin atau alanin, sehingga bisa diserap oleh tanaman dalam bentuk NO3 dan NH4+. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh waktu inokulasi Pseudomonad pendarfluor dan Azospirillum sp. terhadap pertumbuhan awal tanaman jagung. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan diulang sebanyak empat kali. Perlakuan P0 (Tanpa isolat Pseudomonad pendarfluor, Azospirillum sp. dan pupuk N, P dan K), perlakuan P1 (Tanpa isolat Pseudomonad pendarfluor dan Azospirillum sp. dan menggunakan pupuk N, P dan K), perlakuan P2(Seedtreatment) (isolat Pseudomonad pendarfluor dan Azospirillum sp. dan pupuk K), perlakuan P3 (isolat Pseudomonad pendarfluor dan Azospirillum sp. pada saat 1 MST dan pupuk K), perlakuan P4 (Isolat Pseudomonad pendarfluor dan Azospirillum sp. pada saat 2 MST dan pupuk K). Berdasarkan hasil analisis sidik ragam, inokulasi asosiasi pseudomonad perdarfluor dan Azospirillum sp., pada semua parameter tidak memberikan pengaruh yang nyata dikarenakan ada beberapa faktor yaitu tidak terjalinnya asosiasi antara tanaman dengan bakteri, menurunnya efektifitas bakteri dalam memicu pertumbuhan, populasi bakteri yang diberikan terlalu sedikit dan penyebab semua parameter tidak berbedanyata dengan kontrol karena kemampuan isolat Pseudomonad pendarfluor dalam melarutkan fosfat bisa dikatakan belum maksimal dan Azospirillum sp. juga tidak mencukupi kebutuhan N untuk tanaman jagung atau unsur haranya sudah tercukupi sehingga tidak ada perbedaan antara kontrol negatidf dengan perlakuan yang lainnya.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM SUCI WAHYUNINGSIH |
| Department | Agroekoteknologi |
| Uncontrolled Keywords | Azospirillum sp., Jagung, Pseudomonad pendarfluor; Azospirillum sp., Corn, Pseudomonad pendarfluor |
| Divisions | Fakultas Pertanian > S1 - Agroekoteknologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 03:41 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24593 |
