TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19473-16.01.111.00251_Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (44kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19473-16.01.111.00251_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (559kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19473-16.01.111.00251_Chapter_1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19473-16.01.111.00251_Chapter_2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (299kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19473-16.01.111.00251_Chapter_3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (326kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19473-16.01.111.00251_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (201kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19473-16.01.111.00251_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (28kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19473-16.01.111.00251_Appandices.1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (19kB)
Abstract
ABSTRAK
Terjadinya disparitas Putusan Pengadilan dalam perkara narkoba berawal dari adanya disparitas yang timbul dalam tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada perkara narkoba dalam kasus-kasus yang serupa dan/atau yang sederajat dalam penerapan yang salah satunya Pasal 127 Undang-undang No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan demikian, adanya disparitas dalam putusan pengadilan pada perkara narkoba melahirkan putusan pengadilan yang dinilai memenuhi rasa keadilan bagi pencari keadilan dan ada yang dirasa tidak memenuhi rasa keadilan bagi pencari keadilan, sehingga berdampak meluas dimasyarakat atas respons masyarakat dan para pencari keadilan pada khususnya, sehingga melahirkan pro dan kontra terhadap terjadinya disparitas putusan pengadilan pada perkara-perkara narkoba khususnya yang serupa, sejenis, dan/atau sederajat.
Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis normatif dan kasus (Case Approach) dengan mengajukan beberapa contoh putusan pengadilan di lingkungan Pengadilan Negeri Sumenep pada perkara pidana khusus narkoba yang serupa, sejenis, dan/atau sederajat berkaitan dengan pasal pemakai yang menerapkan Pasal 127 ayat (1) Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang dianggap terbukti dipersidangan, ternyata melahirkan putusan yang ancaman pidana dalam putusannya terjadi disparitas.
Pemicu terjadinya disparitas putusan pengadilan yang berawal dari adanya pertimbangan hukum putusan yang tidak memenuhi pertimbangan yuridis, pertimbangan sosiologis, dan pertimbangan filosofis sehingga tidak jarang terjadi banyak pencari-pencari keadilan yang merasa kecewa atas adanya putusan-putusan dalam perkara pidana narkoba yang ternyata didalamnya dan antara satu sama lain terjadi disparitas antar putusan-putusan yang ada dalam perkara serupa, sejenis, dan/atau sederajat. Sehingga, penulis menyimpulkan dan berpendapat bahwa dampak dari adanya disparitas dalam putusan-putusan perkara narkoba khususnya yang terjadi di lingkungan Pengadilan Negeri Sumenep berdampak pada pertanggung jawaban pidana yang harus dipikul oleh pelaku/Terdakwa yang juga sebenarnya diawali oleh adanya penerapan-penerapan pasal dalam dakwaan dan tuntutan-tuntutan Jaksa Penuntut Umum. Dalam artian, disparitas putusan-putusan pengadilan juga tidak lepas dari dampak atas adanya disparitas didalam penerapan-penerapan pasal dalam dakwaan dan tuntutan-tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada perkara-perkara pidana narkoba yang serupa, sejenis, dan/atau sederajat.
Kata Kunci : Disparitas Putusan Pengadilan Tidak Memenuhi Rasa Keadilan
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DIMAS WULANDARI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Disparity in Court Decisions Do Not Fulfill a Sense of Justice |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 03:26 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24534 |
