TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (173kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (216kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (569kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (488kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (958kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (408kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (200kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29237-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Maria Mery Cristin Nainggolan 190521100041. Program Studi Sosiologi, Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya, Universitas Trunojoyo Madura. Reproduksi Budaya Mandok Hata Tahun Baru di Daerah Perantauan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang. Dosen Pembimbing. Dr. Mutmainnah, S.Sos., M.Si.rnTujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Reproduksi Budaya Mandok Hata Tahun Baru di daerah perantauan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang. Masyarakat Batak merupakan salah suku yang berasal dari Sumatera Utara. Masyarakat Batak memiliki karakteristik sebagai masyarakat yang suka merantau ke beberapa daerah besar, salah satunya Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang. Masyarakat Batak memiliki salah satu budaya yang masih di reproduksi hingga saat ini, yaitu tradisi Mandok Hata Tahun Baru. Mandok Hata Tahun Baru merupakan budaya menyampaikan ucapan bersama keluarga pada perayaan malam tahun baru. Kebudayaan yang ada di kampung halaman, Sumatera Utara dan kebudayaan di daerah perantauan, Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang menghasilkan kebudayaan baru dalam tradisi Mandok Hata Tahun Baru. Metode penentuan informan dalam penelitian ini adalah teknik Purposive Sampling. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan 3 tahapan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. Metode pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber. Penelitian ini menggunakan teori Reproduksi Budaya Pierre Bourdieu pada proses analisis reproduksi budaya Mandok Hata Tahun Baru di daerah perantauan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang. Hasil dalam penelitian ini adalah 1) Tradisi Mandok Hata Tahun Baru yang masih dilestarikan 2) 2 Bentuk Reproduksi Budaya Mandok Hata Tahun Baru di daerah perantauan Kecamatan Solear Kabupaten Tangerang. Penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi Mandok Hata Tahun Baru masih tetap dilestarikan di daerah perantauan meskipun terdapat perubahan bahasa dan makna.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MARIA MERY CRISTIN NAINGGOLAN |
| Department | Sosiologi |
| Uncontrolled Keywords | Mandok Hata, Reproduksi Budaya, Habitus, Arena, Doxa |
| Divisions | Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya > S1 - Sosiologi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 03:15 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24492 |
