TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (224kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (211kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (417kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (701kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (268kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (285kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38551-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penurunan kinerja generator di pembangkit listrik tenaga air sering kali disebabkan oleh variasi dalam pembebanan yang berdampak pada besaran kerugian daya, baik kerugian tembaga, inti besi dan mekanik. Situasi ini bisa menghambat efektivitas operasional pembangkit dan mengurangi keandalan sistem. Untuk mengatasi masalah ini, penelitian ini melakukan analisis mengenai keterkaitan antara tingkat pembebanan dan kinerja generator. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain deskriptif non-eksperimental. Tujuannya adalah untuk menghitung kerugian yang terjadi pada generator, mengidentifikasi efisiensi di berbagai level beban, serta membandingkan hasil perhitungan manual dengan hasil simulasi ETAP pada Generator Unit 1 PLTA Wlingi dengan kapasitas 27 MW. Proses penelitian mencakup pengumpulan data logsheet harian selama tujuh hari (tegangan, arus, daya keluaran, faktor daya), perhitungan impedansi dan kerugian generator secara teoritis, penghitungan efisiensi berdasarkan rasio daya keluaran terhadap daya masukkan, dan simulasi aliran daya menggunakan ETAP pada kondisi beban rendah, menengah, dan tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerugian total generator berkisar antara 1,28 MW hingga 1,515 MW, sementara efisiensi dari perhitungan manual berada dalam rentang 86,84% hingga 92,42%, dengan efisiensi terendah pada beban 10 MW dan efisiensi tertinggi dicapai pada beban 18 MW. Hasil simulasi ETAP menunjukkan efisiensi 88,55% untuk beban rendah, 91,31% untuk beban menengah, dan 92,75% untuk beban tinggi, yang memperkuat bahwa efisiensi meningkat seiring bertambahnya beban. Kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa tingkat beban berpengaruh signifikan terhadap efisiensi generator, di mana efisiensi tertinggi dicapai pada beban menengah hingga tinggi. Selain itu, hasil simulasi ETAP terbukti konsisten dan dapat menjadi alat validasi yang mendukung pengambilan keputusan operasional untuk mempertahankan kinerja generator dalam kondisi optimal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ARIFKA PURWANTOMO |
| Department | Teknik Elektro |
| Uncontrolled Keywords | Efisiensi Generator, PLTA Wlingi, Pembebanan, rugi-rugi Generator, Simulasi ETAP. |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Elektro |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 02:50 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:13 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24398 |
