TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (404kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (451kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (338kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (553kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (599kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (485kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (720kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38541-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik perawatan dan pelaksanaan Karapan Sapi sebagai atraksi budaya di Kabupaten Sampang, serta mengeksplorasi pandangan ulama Kabupaten Sampang terkait relevansinya dengan prinsip kesejahteraan hewan dalam ekologi Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan normatif-sosiologis, data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci yang dipilih secara purposif, sedangkan data sekunder dari literatur dan dokumen terkait. Analisis dilakukan dengan teknik tematik untuk mengidentifikasi pola dan implikasi. Hasil menunjukkan praktik perawatan sapi karapan yang penuh perhatian, seperti pemberian pakan bernutrisi, jamu, dan perawatan kesehatan, namun pelaksanaan lomba masih melibatkan kekerasan seperti penggunaan cambuk, balsem, dan alat tajam yang menyebabkan luka. Pandangan Ulama Kabupaten Sampang terbagi menjadi tiga tipologi: pendukung yang melihatnya sebagai cerminan kesejahteraan hewan karena perawatan intensif, penentang yang menilainya bertentangan dengan ekologi Islam akibat unsur penyiksaan dan kelompok yang melihat dari dua sisi. Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada sintesis pandangan tersebut, yang mendorong reformulasi tradisi Karapan Sapi menjadi versi yang ramah hewan tanpa kehilangan identitas budaya. Kesimpulannya, pelestarian budaya lokal dapat diintegrasikan dengan nilai ihsan, tanggung jawab ekologis (khilafah), dan keseimbangan antara kebutuhan manusia serta kesejahteraan makhluk ciptaan Allah, sehingga berkontribusi pada diskusi etika Islam kontemporer.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM NADIFATUL QALBI |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Atraksi Budaya Karapan Sapi; Ulama; Ekologi Islam |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 02:40 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24355 |
