TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (153kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (301kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (508kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (347kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (241kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (266kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38536-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
Abstract
Industri halal berkembang pesat secara global seiring meningkatnya jumlah penduduk muslim dan kesadaran konsumen terhadap keamanan pangan, kesehatan, serta keberlanjutan produk. Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekosistem halal, terutama pada sektor pangan berbasis hasil laut. Kabupaten Bangkalan, khususnya Kecamatan Klampis, dikenal sebagai sentra produksi olahan hasil laut tradisional seperti petis dan terasi. Produk tersebut tidak hanya menjadi identitas kuliner lokal, tetapi juga memiliki nilai ekonomi penting bagi masyarakat pesisir. Namun demikian, implementasi halal supply chain pada produk petis dan terasi di wilayah ini masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan pengetahuan pelaku usaha terhadap standar halal, biaya sertifikasi yang tinggi, proses produksi yang masih tradisional, serta koordinasi antar-stakeholder yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengetahui peran stakeholder yang meliputi nelayan, pengepul, produsen, distributor, pengecer, konsumen, lembaga pemeriksa halal (LPH), dan Dinas Perikanan dalam halal supply chain produk petis dan terasi di Kecamatan Klampis; serta (2) Mengidentifikasi kendala dan strategi yang dilakukan stakeholder dalam menjaga integritas halal supply chain produk petis dan terasi di kecamatan klampis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, studi dokumentasi, dan catatan lapangan. Sumber data terdiri atas data primer dari para stakeholder terkait dan data sekunder dari literatur, regulasi, serta dokumen pendukung. Analisis data dilakukan secara tematik dengan bantuan aplikasi NVivo melalui proses transkripsi, koding tematik, analisis pola, triangulasi, dan interpretasi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam memperkuat tata kelola halal supply chain berbasis potensi lokal, khususnya pada sektor pengolahan hasil laut tradisional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh stakeholder memiliki peran yang saling terhubung dalam menjaga kehalalan, kebersihan, dan kualitas produk sepanjang halal supply chain. Nelayan berperan sebagai penjaga awal kehalalan dengan memastikan bahan baku ditangani secara higienis dan segar, pengepul sebagai penghubung utama antara nelayan dan produsen, produsen sebagai aktor sentral dalam proses pengolahan halal, distributor dan pengecer sebagai penjaga kualitas produk saat distribusi dan penjualan, konsumen sebagai penggerak permintaan produk halal, sementara Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) dan Dinas Perikanan berperan dalam pengawasan, pembinaan, serta fasilitasi sertifikasi halal. Setiap stakeholder menghadapi kendala spesifik, seperti keterbatasan bahan baku, teknologi tradisional, dan sumber daya manusia, namun mampu menanganinya melalui strategi adaptif, kerja sama, dan peningkatan komunikasi antar pihak. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar seluruh stakeholder meningkatkan konsistensi dan sinergi dalam menjalankan perannya masing-masing, memperkuat komunikasi lintas sektor, serta berinovasi dalam pengelolaan bahan baku dan proses produksi yang ramah lingkungan. Dengan langkah tersebut, halal supply chain produk petis dan terasi di Kecamatan Klampis diharapkan dapat berjalan lebih berkelanjutan, kompetitif, dan memberikan manfaat ekonomi serta sosial bagi masyarakat pesisir.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM DHITA ANDINI |
| Department | Ekonomi Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Halal Supply Chain, Petis, Terasi, Stakeholder, Kecamatan Klampis |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Ekonomi Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 02:35 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24335 |
