TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-Cover_Moh Subur.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (613kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-Abstrak_Moh Subur.pdf
Download (10kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-Chapter 1_Moh. Subur.pdf
Download (230kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-chapter 2_Moh Subur.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (293kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-Chapter 3_Moh. Subur.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (436kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-Chapter 4_Moh Subur.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-Chapter 5_Moh Subur.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (106kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-Conclusion_Moh Subur.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (13kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-References_Moh Subur.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (123kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-19402-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
Abstract
Penelitian ini berupaya untuk mengungkap praktik penentuan harga jual produk celurit berpamor pada usaha pandai besi Jokotole di Desa Kolpo Sumenep. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan Deskriptif. Informan dalam penelitian ini berfokus pada pemilik pandai besi Jokotole. Situs penelitian ini dilakukan di tempat usaha pandai besi Jokotole, yaitu di Desa Kolpo, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa praktik penentuan harga jual produk celurit berpamor memiliki beberapa kesamaan konsep dengan teori yaitu perhitungan harga pokok produksi, namun berbeda dalam perhitungan mark-upnya. Pada produk celurit berpamor, mark up yang terdapat tidak dapat dipersentasekan atau tidak dapat dijelaskan cara perhitungannya menggunakan kuantitatif atau dihitung secara material. Hal ini disebabkan adanya faktor teknis dan non teknis dalam pembuatan produk, seperti ukiran pada pamor, makna budaya, dan lamanya waktu yang dihabiskan. Ukiran pada pamor berbeda-beda dan ada tingkatannya, semakin unik pamor yang dibuat maka semakin mahal harga yang diberikan. Penentuan harga jual berdasarkan makna budaya yang terkandung celurit berpamor yaitu semakin banyak masyarakat menjadikan kebiasaan membawa celurit berpamor kemana-mana maka akan semakin mahal harga celurit karena masyarakat sekitar khususnya laki-laki menjadikan celurit berpamor sebagai simbol kejantanan yang masih berkembang hingga saat ini. Terakhir, Semakin lama waktu yang dihabiskan dalam proses pembuatan celurit berpamor maka harga celurit berpamor juga semakin mahal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM MOH.SUBUR |
| Department | Akuntansi |
| Uncontrolled Keywords | Harga Jual, Celurit, Berpamor |
| Divisions | Fakultas Ekonomi dan Bisnis > S1 - Akuntansi |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 02:18 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24272 |
