TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (730kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (228kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (4MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (371kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (778kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (358kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (3MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38508-Abstract.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (133kB)
Abstract
Pemilihan umum (pemilu) merupakan interpretasi demokrasi yang memberikan ruang partisipasi bagi rakyat dalam menentukan arah kekuasaan bangsa. Namun, pelaksanaan pemilu di Indonesia masih diwarnai oleh praktik-praktik yang bertentangan dengan nilai demokrasi, salah satunya adalah maraknya praktik jual beli suara. Dalam hukum positif Indonesia, praktik ini jelas dilarang oleh Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, sedangkan dalam hukum Islam, praktik ini dikategorikan sebagai rasywah (suap) yang diharamkan. Namun demikian, KH. Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha, seorang ulama kontemporer yang dikenal ahli tafsir, dan faqih al-Quran, mengemukakan pandangan berbeda. Beliau menyatakan bahwa dalam situasi tertentu, praktik jual beli suara tidak hanya diperbolehkan, tetapi bahkan diwajibkan, apabila bertujuan untuk memenangkan calon yang saleh dari ancaman kemenangan calon yang zalim. Padahal, tidak ditemukan kyai atau ulama yang secara spesifik membolehkan jual beli suara. Pemikiran beliau yang berbeda dengan kebanyakan pandangan umum, menimbulkan kontroversi dan mendorong pentingnya penelitian ini dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pemikiran KH. Ahmad Bahauddin Nursalim mengenai praktik jual beli suara dalam pemilu, kemudian melakukan analisis kritis terhadap pemikiran KH. Ahmad Bahauddin Nursalim dalam perspektif hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) yang bersifat deskriptif-analitis. Sumber data utama berasal dari ceramah-ceramah Gus Baha yang tersebar di berbagai kanal YouTube, seperti Santri Gayeng dan Ngaji Gus Baha Official, sementara data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, kitab klasik, dan artikel web. Data dikumpulkan melalui observasi unobtrusive untuk sumber primer dan dokumentasi untuk sumber sekunder. Proses analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara induktif. Penelitian ini menggunakan pendekatan normatif hukum Islam yang menempatkan norma-norma fikih sebagai dasar dalam menilai pemikiran Gus Baha.rnHasil penelitian menunjukkan bahwa Gus Baha membedakan secara tegas antara rasywah yang haram dan “badhlu maal” (pengorbanan harta) demi memenangkan kebenaran. Beliau menilai bahwa apabila kekuasaan akan jatuh ke tangan orang zalim, maka membayar untuk menggagalkan kezaliman bukanlah suap, tetapi jihad untuk menegakkan kebenaran. Pemikiran ini merupakan ijtihad kontekstual dan bentuk tahqiq al-manath atas kasus klasik dalam kitab Fath al-Mui‘n dan Bughyah al-Mustarshidin. Sedangkan analisis hukum Islam menunjukkan bahwa secara fikih muamalah, praktik tersebut tidak memenuhi syarat sah jual beli dan mengandung unsur gharar (ketidakjelasan). Di sisi lain, pendekatan beliau sejalan dengan maqashid al-shari‘ah dalam menjaga lima tujuan pokok agama. Namun, penggunaannya harus dibatasi oleh indikator objektif, seperti adanya bukti kezaliman berdasarkan hukum, untuk menghindari penyalahgunaan dengan dalih “melawan kezaliman” oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ALFA ZAIDANIL FAUZI |
| Department | Hukum Bisnis Syariah |
| Uncontrolled Keywords | Jual Beli Suara, Perspektif Hukum Islam, Pemikiran Gus Baha |
| Divisions | Fakultas Ilmu Keislaman > S1 - Hukum Bisnis Syariah |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 02:07 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24231 |
