TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29167-180111100284_Abstract_TOC.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (64kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29167-180111100284_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (706kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29167-180111100284_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (194kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29167-180111100284_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (149kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29167-180111100284_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (660kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29167-180111100284_Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (55kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29167-180111100284_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (62kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-29167-180111100284_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (854kB)
Abstract
ABSTRAKrnPemilu merupakan sebuah pesta demokrasi dimana seluruh masyarakat memiliki hak untuk menentukan pilihannya selama memenuhi persyaratan sebagai pemilih, tidak terkecuali penyandang disabilitas. penyandang disabilitas seperti tunanetra tentunya menggunakan alat bantu coblos untuk menggunakan hak pilih nya. Alat bantu coblos disediakan agar dapat lebih mempermudah pemilih tunanetra untuk menggunakan hak pilihnya. Karena penyandang disabilitas belum sepenuhnya berpartisipasi aktif dalam pemilu 2019 khususnya disabilitas netra. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui bagaimana pengaturan alat bantu coblos bagi penyandang disabilitas (tunanetra) dalam pemilihan umum serta untuk mengetahui bagaimana penerapan alat bantu coblos bagi penyandang disabilitas (tunanetra) dalam pemilihan umum di Kabupaten Bangkalan. Untuk menjawab permasalah tersebut menggunakan metode penelitian yakni yuridis empiris. Dengan metode pendekatan yang dipakai adalah pendekatan perundang-undangan (Statue Approach) serta pendekatan sosiologi hukum (Socio-Legal). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengaturan alat bantu coblos sudah diatur di dalam perundang-undangan yang terdapat dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2018 tentang Norma, Standar, Prosedur, Kebutuhan Pengadaan dan Pendistribusian Perlengkapan Pemilihan Umum dan Keputusan KPU Nomor 1994/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018. Keputusan KPU tersebut disempurnakan hingga yang terakhir yaitu keputusan KPU Nomor 203/PL.02-Kpt/01/KPU/I/2019. sedangkan penerapan alat bantu coblos bagi penyandang disabilitas (tunanetra) dalam pemilu 2019 di Kabupaten Bangkalan belum sepenuhnya terealisasikan dengan baik. Karena masih terdapat beberapa faktor salah satunya yakni masih belum didistribusikannya alat bantu coblos, disisi lain rendahnya partisipasi juga disebabkan oleh aksesnya yang terlalu jauh ke tempat TPS, serta minimnya sosialisasi dari KPU Kabupaten Bangkalan membuat para penyandang disabilitas tunanetra memilih untuk tidak menggunakan hak pilihnya.rnKata Kunci: Pemilihan Umum, Alat Bantu Coblos dan Penyandang Disabilitas Tunanetra
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ABDULLAH KHUZAIN |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Pemilihan Umum, Alat Bantu Coblos dan Penyandang Disabilitas Tunanetra |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 02:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24204 |
