TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38500-Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (1MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38500-References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (215kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38500-Conclusion.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (248kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38500-Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (351kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38500-Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (374kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38500-Chapter1.pdf
Download (296kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38500-Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (2MB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-38500-Abstract.pdf
Download (204kB)
Abstract
Penelitian ini berjudul “Implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2022 dalam Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual pada Pondok Pesantren di Bangkalan”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana implementasi Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2022 dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pondok pesantren di Bangkalan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian socio-legal, yakni penelitian hukum yang memadukan aspek normatif dan empiris dengan memanfaatkan pendekatan ilmu sosial untuk menjelaskan efektivitas penerapan hukum di masyarakat. Data penelitian diperoleh melalui studi pustaka dan wawancara dengan pihak Kementerian Agama Kabupaten Bangkalan serta Pembina beberapa pondok pesantren. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kementerian Agama Bangkalan berperan penting dalam mengimplementasikan Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2022 melalui berbagai langkah preventif dan represif. Upaya non-penal yang dilakukan meliputi sosialisasi peraturan kepada pengasuh dan santri, pembentukan program Pesantren Ramah Anak, serta monitoring dan evaluasi rutin terhadap lembaga pendidikan keagamaan. Sementara upaya penal dilakukan dengan mendorong penyelesaian hukum terhadap kasus kekerasan seksual yang terjadi di pesantren. Di sisi lain, pondok pesantren di Bangkalan juga turut berperan aktif dalam pencegahan melalui strategi seperti sosialisasi internal, pengawasan ketat terhadap santri, pemisahan asrama, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Namun, implementasi peraturan ini masih menghadapi beberapa kendala, antara lain belum meratanya sosialisasi, keterbatasan akses komunikasi, serta budaya tabu dalam membicarakan isu kekerasan seksual di lingkungan pesantren. Oleh karena itu, diperlukan penguatan koordinasi, perluasan sosialisasi, dan pendampingan berkelanjutan agar pelaksanaan Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2022 dapat berjalan optimal.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM ADINDA DIAH INDRASWARI |
| Department | Ilmu Hukum |
| Uncontrolled Keywords | Implementasi, Peraturan Menteri Agama Nomor 73 Tahun 2022, Kekerasan Seksual, Pondok Pesantren, Bangkalan. |
| Divisions | Fakultas Hukum > S1 - Ilmu Hukum |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 02:00 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24203 |
