TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_Abstact.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (89kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_Cover.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (563kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_Chapter1.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (116kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_Chapter2.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (249kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_Chapter3.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (311kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_Chapter4.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (765kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_Chapter5.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (92kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_References.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (287kB)
TRUNOJOYO-Tugas Akhir-11051-130421100015_Appendices.pdf
Restricted to Repository staff only
Download (642kB)
Abstract
Pada umumnya perusahaan menghadapi masalah serius dalam mereduksi kecacat. Produk cacat yang tersalurkan dan dirasakan oleh pelanggan dapat menimbulkan kerugian bagi peusahaan. Bila situasi demikian tidak diatasi dengan segera, perusahaan akan kehilangan pelanggan potensialnya. Dengan adanya pengendalian kualitas (Quality Control) secara baik dan benar dalam proses produksi, maka akan mempengaruhi kepuasan pelanggan dan akan berdampak baik terhadap citra perusahaan. PT. Indospring Tbk. merupakan salah satu perusahaan otomotif dimana perusahaan ini yang memproduksi onderdil mobil berupa leaf spring dan coil spring dengan bahan baku utama adalah plat baja. Perusahaan melakukan proses produksi sesuai dengan pemesanan (job order). Produk leaf spring dan coil spring yang dihasilkan pada umumnya diekspor ke ke Jepang, Australia, Amerika dan negara-negara di Eropa. Kegagalan atau kecacatan dalam proses produksi tentunya sulit diprediksi dan dihindari. Jenis kecacatan yang terjadi pada umumnya berbeda beda, sesuai dengan jenis produk yang diproduksi dan sesuai dengan alur proses yang dilewati. Pada penelitian ini dilakukan pada produk leaf spring MSM 273 yang melalui tiga proses utama yaitu proses shearing, heating dan assembling. Dengan penggunaan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) diperoleh nilai maksimum Risk Priority Number sebesar 162 yang disebabkan oleh kecacatan Bow. Sementara apabila menggunakan Fuzzy FMEA dengan metode Mamdani pada cacat Bow, diperoleh nilai resiko maksimum dengan titik pusat (centroid) adalah 876. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, perusahaan diharapkan mampu untuk segera melakukan perbaikan proses kerja untuk menghindari terjadinya defect pada proses produksi.
| Item Type | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Thesis Type | S1 |
| Creators | Creators NIM AGUS HARDYANSYAH |
| Department | Industri |
| Uncontrolled Keywords | kecacatan ; FMEA ; Fuzzy |
| Divisions | Fakultas Teknik > S1 - Teknik Industri |
| Additional Information | elib mass import |
| Depositing User | Unnamed user with email library@trunojoyo.ac.id |
| Date Deposited | 17 Oct 2026 01:58 |
| Last Modified | 24 Oct 2026 17:12 |
| URI | https://repository.trunojoyo.ac.id/id/eprint/24193 |
